Google+
Loading...
FOTO
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 23:40 WIB | Senin, 02 Oktober 2017

Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga

Adam de Boer juara baru Kejuaraan Sketsa Cepat
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch) yang diadakan oleh Asosiasi Olahraga Sketsa Indonesia (AORSI), Minggu (1/10) malam di Studio Kalahan, Dusun Patukan, Ambarketawang Kec. Gamping - Sleman. (Foto-foto: Moh. Jauhar al-Hakimi)
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Pemilik Studio Kalahan Heri Dono (kaos putih) mendampingi Yayuk membuka pameran sketsa "Berkeringat Sketsa".
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Seorang pengunjung sedang menyaksikan karya dalam pameran sketsa "Berkeringat Sketsa".
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Babak 16-besar Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch) 2017.
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Proses penjurian karya sketsa oleh (kiri-kanan) Hari Prajitno, Nasirun, Totok Buchori.
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Duel final babak 16-besar mempertemukan Adam de Boer (AS) melawan Tini Jameen.
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Eksibisi sketsa anak-anak dalam Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch) 2017.
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Scoring board.
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Babak final Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch) mempertemukan juara bertahan Widarsono Bambang (rambut panjang) melawan Adam de Boer (kaos hitam)
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Ring kejuaraan yang digunakan pada Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch) 2017.
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Pengumuman pemenang Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch).
Kejuaraan Sketsa Cepat: Persilangan Seni dan Olahraga
Foto bersama juara, finalis, dan semi-finalis Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch) bersama sketcher anak-anak.

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Pesketsa asal Amerika Serikat Adam de Boer menjadi juara baru dalam Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch) yang diadakan oleh Asosiasi Olahraga Sketsa Indonesia (AORSI), Minggu (1/10) malam di Studio Kalahan, Dusun Patukan, Ambarketawang Kec. Gamping - Sleman.

Kejuaraan yang digelar dalam beberapa babak tersebut diikuti oleh 16 penantang dan juara bertahan serta peringkat kedua kejuaraan tahun sebelumnya. Pada babak awal peringkat kedua Mumtaz Khan Chopan (Afghanistan) ditantang Stevan Sixio Kresonia untuk perbaikan peringkat.

Agak berbeda dari tahun sebelumnya, format kejuaraan diawali dengan babak penyisihan 16-besar untuk memilih 1 penantang terbaik yang akan menantang peringkat kedua. Pada perbaikan peringkat, Stevan Sixio harus mengakui keunggulan Mumtaz sehingga harus mengikuti babak 16-besar. Babak 16-besar digelar di basement  Studio Kalahan diikuti oleh sketser muda diantaranya Adam de Boer (AS), Amin Taasha (Afghanistan), Anton Sutopo, Anggi Satoko, Harbani, Tini Jameen, Widodo 'Jancuk', serta Yoseph Arizal. Kejuaraan sketsa cepat dipimpin wasit perupa Syahrizal Pahlevi dengan tiga juri yakni perupa Nasirun, Hari Prajitno, dan Totok Buchori.

Babak final 16-besar mempertemukan Adam de Boer melawan perupa perempuan Tini Jameen. Dengan tema malaikat, Adam de Boer mengalahkan Tini untuk melaju ke ring kejuaraan di babak semi-final menghadapi Mumtaz.

Babak semi final berlangsung dalam 1 ronde dengan tema sketsa "Ibu" selama 4 menit. Sebelum babak semi-final dimulai, perupa Nasirun yang bertindak sebagai salah satu juri membacakan satu puisi karya Zawawi Imron berjudul "Ibu". Dalam babak semi-final dilakukan ronde tambahan setelah dewan juri menyatakan hasil imbang. Dalam ronde tambahan selama 2 menit dengan tema sketsa "Matahari", Adam melaju ke babak final untuk menantang juara bertahan Widarsono Bambang.

Duel babak final berlangsung dalam 3 ronde. Pada ronde pertama dan kedua yang berlangsung masing-masing 3 menit dengan tema "panorama" dan tema bebas, sementara pada ronde ketiga yang berlangsung dalam waktu 5 menit dengan tema "Bapak". Pada dua ronde awal duel berlangsung ketat dengan hasil imbang, baru pada ronde ketiga, Adam memenangkan duel dengan hasil yang tipis. Dengan hasil tersebut Adam de Boer keluar sebagai juara baru pada Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch) 2017.

Terlepas hasil kejuaraan, seperti biasanya juara bertahan Widarsono Bambang tampil secara atraktif dengan memanfaatkan rambut panjangnya sebagai kuas untuk membuat sketsa. Baginya sketsa adalah interaksi. Ketika perupa lainnya memandang sketsa sebagai sebuah proses dua dimensi di atas media, Bambang menambahkan interaksi dan suasana yang terjadi di lingkungan sekitar sebagai bagian karya sketsanya, termasuk memanfaatkan selurus anggota tubuhnya sebagai peralatan untuk membuat sketsa.

Sebelum kejuaraan digelar, pemilik Studio Kalahan Heri Dono mendampingi perupa perempuan Yayuk membuka pameran sketsa "Berkeringat Sketsa" yang diikuti oleh seniman AORSI dan sahabat AORSI yang akan berlangsung hingg 7 Oktober 2017. Memeriahkan kejuaraan, digelar partai eksibisi yang diikuti oleh empat sketcher anak-anak.

Sketsa Cepat, Persilangan Seni dan Olahraga

"(Dulu) di kampus ISI sering dilakukan pertunjukan kolaborasi lintas disiplin ilmu seni. Tujuannya untuk merespon dan mengeksplorasi dalam proses berkarya. Kegiatan tersebut sebagai upaya memantik ide-ide di kalangan seniman." kata Bambang Herras saat ditemui satuharapan.com pada acara Asia Tri Jogja 2017 di Omah Petroek, Jumat (29/9) malam.

Joseph Wiyono yang juga dosen seni rupa ISI Yogyakarta kepada satuharapan.com menjelaskan bahwa sketsa menjadi dasar bagi perupa didalam menghasilkan karya seni-kreatifnya. Sketsa merupakan catatan perupa saat merekam sesuatu yang dilihat atau berupa catatan momen kilasan ide yang bisa menjadi gagasan untuk digunakan dalam proses berkarya. Sketsa merupakan bagian dari proses kreatif perupa dalam menggambarkan citra, gagasan ataupun konsep sebuah karya seni.

Salah satu pembina AORSI, M. Dwi Marianto menjelaskan sketsa adalah aktivitas menggoreskan tanda-tanda grafis secara kegarisan guna menuangkan ide-ide, rencana, atau impresi atas sesuatu yang diamati. Garis yang ditorehkan dapat berupa garis yang mengalir lancar, misalnya sketcher mengamati dan mengikuti garis batas luar bagian pinggir suatu objek, sedang ujung pena/pensil dibiarkan bergerak mengikuti gerakan mengamati objek bersangkutan. Atau, sketcher dapat pula membuat goresan putus-putus, cepat, spontan, mengikuti impresi-impresi yang muncul ketika sang sketcher menangkap hal-hal menarik dari objek yang disketsnya. 

Ketika membuat sketsa, seorang sketcher dapat pula menangkap bentuk keseluruhan dari suatu objek, secara cepat, sesuai teknik atau cara yang paling diakrabinya; barulah setelah itu ia dapat mengisinya dengan coretan pengisi, atau dengan goresan aksentuasi, sehingga karakter khusus yang ditangkapnya dapat tertuangkan sebagai sesuatu yang khusus.

Sketsa bisa pula hanya menghadirkan impresi-impresi sketcher atas objek yang diamati. Sketsa dapat pula dibuat dengan goresan-goresan yang sudah berpola, karena sesungguhnya sebuah sketsa dapat berfungsi sebagai media untuk menarasikan impresi sketcher atas suatu subjek.

Dengan menambahkan unsur entertaint pada kejuaraan dimana sketcher diberikan kebebasan berekspresi merespon medium, suasana, maupun interaksi dengan lingkungan, sesungguhnya sketsa merupakan sebuah gerak badan dan olah pikir yang secara langsung ataupun tidak langsung jika dikembangkan lebih lanjut bisa menjadi sebuah cabang olaehraga baru. Pada titik ini, kejuaran sketsa cepat dengan segala entertaint yang menyertainya menjadi sebuah gelaran seni pertunjukan (performance art) yang mensyaratkan adanya stamina yang prima, olah rasa, olah pikir, maupun olahraga dari atlet-senimannya.

Dan dengan diikuti oleh sketcher dari manca negara bahkan tahun ini mampu menjuarai Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch) 2017, bisa dikatakan kejuaraan ini memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kejuaraan pada tingkat internasional di masa-masa datang.

"Dengan adanya juara baru dari Amerika Serikat, harapannya Kejuaraan Profesional Sketsa Cepat (battle sketch) bisa lebih mendunia. Ini menjadi langkah awal yang bagus agar kejuaraan bisa diterima oleh pesketsa (sketcher) internasional." kata juara bertahan sekaligus Ketua Umum AORSI Widarsono Bambang.

 

Back to Home