Google+
Loading...
RELIGI
Penulis: Bayu Probo 12:29 WIB | Sabtu, 07 Juli 2018

Kemah Seni, Sastra, dan Rupa Biro Kepemudaan PGI

Pelatihan teater olah Nosen Carol. (Foto-foto: Bayu Probo)

SATUHARAPAN.COM – Remaja dan anak-anak belajar teater, menulis, dan melukis dalam Kemah Seni, Sastra, dan Rupa di Wisma Nasional YPNI, Bandung pada Jumat-Minggu,6-8/7/2018.

Kemah ini adalah bagian dari pra-Festival Sastra dan Rupa Kristiani 2018. Festival ini adalah kerja sama antara Biro Kepemudaan Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia, Litera.id dan Seruni (Seni Rupa Kristiani). Tujuan dari festival adalah Menjadi Indonesia dan Kristen adalah sebuah anugerah. Merayakan kesatuannya dalam seni sastra dan seni rupa adalah sebuah cara indah.

Dimulai sore hari dengan orientasi, 20-an peserta dari berbagai pelosok Nusantara, bersemangat mengikuti tiap pelatihan. Pelatih melukis adalah Marledy Kadang, pelukis lulusan ISI Jogja. Pelatih teater adalah Nosen Carol, (Pendiri Teater PINTU, alumnus dari Fakultas Teater Institut Kesenian Jakarta / IKJ), dan pelatih menulis adalah Ita Siregar, pemimpin redaksi Litera.id.

Karya-karya mereka akan ditampilkan pada Festival Sastra dan Rupa Kristiani di Jakarta pada 23-25 Agustus 2018.

Berikut adalah foto-foto kegiatan mereka.

Orientasi peserta oleh Abdiel Fortunatus Tanias

Pelatihan menulis oleh Ita Siregar.

Pelatihan teater oleh Nosen Carol.

Pelatihan melukis oleh Marledy Kadang.

Kantor YPNI, tempat berlatih peserta Kemah Seni, Sastra, dan Rupa PGI.

Wisma Nasional YPNI--dikenal sebagai Wisma Navigator--tempat menginap peserta Kemah Seni, Sastra, dan Rupa PGI.

Back to Home