Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Sotyati 14:57 WIB | Kamis, 20 Juli 2017

Kendrick Lamar Hadiahi Fansnya Mobil Van Baru

Aksi panggung Kendrick Lamar. (Foto: bet.com)

DALLAS, SATUHARAPAN.COM – Penyanyi dan pencipta lagi rap Kendrick Lamar, 30 tahun, memberikan hadiah kepada penggemarnya yang cacat, sebuah mobil van baru yang sudah dimodifikasi. Jennifer Phillips, fans itu, seperti diberitakan rap-up.com, langsung membagikan kebahagiaan itu melalui media sosial.

Kendrick Lamar, yang meraih penghargaan tertinggi di industri permusikan Amerika, Grammy Award, pertama kali pada 2015, sedang menikmati masa istirahat di tengah-tengah jadwal konser keliling “DAMN.Tour” di Dallas.

Di dalam rekaman video yang diunggah, belum lama ini, Kendrick Lamar bisa dilihat memberi Phillips jaket bertanda tangan. Bunyinya: “Terima kasih selalu mendukung saya. Anda menjadi inspirasi bagi saya. Anda kuat dan positif. Anda baik dan cantik. Selama bertahun-tahun menginspirasi saya, paling tidak yang bisa saya lakukan adalah memastikan Anda menyetir dengan nyaman di kota. Hadiah dari saya untuk Anda. Salam hormat! - K. Lamar.”

Kendrick Lamar, yang punya nama panggung K-Dot, juga memberinya kaus Dallas Mavericks, tim bola basket profesional yang bermarkas di Dallas, yang dibubuhi dengan nama “Duckworth”. Nama itu adalah nama belakang dari nama aslinya, Kendrick Lamar Duckworth. Sebagai bagian dari paket hadiah van baru itu, pucuk pimpinan label indie TDE, Dave Free, juga memberikan topi bertuliskan “What Happens on Earth Stays on Earth”.

Dalam keterangan gambar yang menjelaskan pertemuannya dengan Lamar, Jennifer Phillips berkisah tentang latar belakangnya sebagai loyalis TDE. “Saya adalah penggemar dan pendukung Kendrick Lamar dan TDE yang hebat selama bertahun-tahun,” tulisnya.

“Saya menonton setiap pertunjukan Kendrick di Dallas, termasuk pertunjukan pertama dan satu petunjukan di Austin. Itu delapan pertunjukan, dan tidak termasuk artis-artis TDE lain. Saya adalah penggemar berat musik dan konser sebelum cedera. Tidak pernah sebelumnya saya begitu menyukai musik seperti musik dari label mereka. Bukan hanya musik mereka hebat, mereka juga orang-orang hebat,” ia menjelaskan.

Phillips menambahkan, “Saya tidak pernah membayangkan bisa beruntung seperti ini,” tulisnya. “Musik dan pertunjukan mereka sudah cukup bagi saya. Tapi ini luar biasa. Dari libuk hati paling dalam saya ucapkan terima kasih. Saya mengasihimu, selalu dan senantiasa. Tuhan memberkatimu, Kendrick, dan saya akan terus mendoakanmu. Lain kali saya akan menyetir sendiri ke konser Anda. Terima kasih untuk seluruh tim!”

Pada bulan April, Jennifer Phillips meluncurkan akun GoFundMe dalam upaya mengumpulkan dana untuk membeli sebuah van baru. “Pada 26 Juli tahun ini akan menandai 10 tahun sejak saya menjadi lumpuh setelah cedera tulang belakang dalam kecelakaan mobil,” tulisnya di YouTube.

Bukannya patah semangat ataupun putus asa, sejak itu ia berusaha terus menjalani hidup sebaik mungkin dengan senyum. Ia sudah mendapatkan gelar sarjana, aktif bepergian, bermain ski, pergi ke berbagai konser. Namun, satu hal yang membuatnya tidak bisa bergerak bebas adalah mobil vannya.

“Sebetulnya saya sudah memiliki mobil van sejak sekitar Oktober 2006,” katanya. “Selama 10 tahun van itu telah membawa saya pergi dan pulang ke dan dari Denton beberapa hari dalam seminggu untuk menyelesaikan sekolah, ke luar kota, dan menghadiri acara, pertemuan di sekitar Dallas. Tapi, itu sudah berakhir.”

Sejak kecelakaan itu ia sangat bergantung pada keluarganya. “Mereka berbuat begitu banyak untuk membuat semua tetap bisa berlangsung seperti biasa, tapi sulit. Kadang saya harus memindahkan janji temu dan bahkan membatalkan pertemuan, acara, gereja, pertemuan keluarga, dan lain-lain,” ia menjelaskan.

Untuk melakukan perjalanan, keluarganya harus menyewa mobil van yang sudah dimodifikasi, yang harganya tentu jauh lebih mahal daripada menyewa mobil biasa. Phillips juga menceritakan terkadang ibunya harus menyisihkan waktu demi bisa membawanya ke suatu pertemuan dengan mobil jenis truk. “Ia memindahkan saya bolak-balik dari kursi roda, yang kadang-kadang ia lakukan dalam hujan sejak mobil van saya tidak bisa jalan lagi. Dan, saya juga tidak dapat duduk dan mendorong sendiri dengan nyaman.”

Editor : Sotyati

Zuri Hotel
Back to Home