Loading...
INSPIRASI
Penulis: Eleksio Petrich Pattiasina 01:00 WIB | Jumat, 02 Oktober 2015

Keseimbangan Hidup

Tanpa keseimbangan akan terjadi kekacauan.
Setimbang (foto: istimewa)

SATUHARAPAN.COM – Ada ungkapan Michael Jordan yang begitu terkenal: ”Just play. Have fun. Enjoy the game.” Apakah hidup memang sesederhana itu? Hanya bermain, bersenang-senang, dan menikmatinya? Bukankah ini bertentangan dengan perkataan orang tempo dulu: ”Jangan sia-siakan hidupmu dengan hal-hal yang tidak berguna.” Manfaatkan waktumu dengan bekerja keras untuk mencapai kebahagiaan dalam hidupmu.

Menurut Anda, pernyataan mana yang akan membuat hidup penuh dengan kebahagiaan? Bisa jadi, Anda menganggap bahwa pernyataan kedua lebih relevan dalam kehidupan ini. Jadi, hidup butuh kerja keras. Tanpa itu, kita akan kalah dalam pertarungan kehidupan ini.

Pada titik ini, kita agaknya lupa bahwa hidup perlu keseimbangan, sebagaimana prinsip Yin dan Yang. Tanpa keseimbangan, akan terjadi kekacauan terhadap sendi kehidupan yang lain. Bagaimanapun manusia terdiri atas empat dimensi kunci, yakni: Tubuh (Fisik), Otak (Mental), Hati (emosional), dan Jiwa (Rohani). Diperlukan suatu keseimbangan dari keempat dimensi tersebut. Kembali ke pernyataan di atas, jika kerja keras dilakukan (Fisik dan Mental) tanpa melihat dimensi emosional dan rohani, maka kelumpuhan aspek lain akan memengaruhi perkembangan kehidupan fisik, mental maupun spiritual seseorang.

Karena itulah, penting direnungkan pernyataan Abraham Lincoln ini:  ”Jika saya mempunyai 8 jam untuk menebang satu pohon, maka saya menghabiskan 6 jam untuk mengasah gergajiku.”  Kehidupan menuntut kita untuk bekerja secara cerdas, bukan bekerja keras dan mati-matian. Hiduplah seperti dalam permainan, bersenang-senang, dan nikmati kehidupan yang Tuhan masih percayakan di dalam hidup ini. Tentunya dengan cara yang bertanggung jawab dan seimbang, niscaya sukses dan kebahagiaan akan menghampiri kehidupan kita.

Editor: ymindrasmoro

Email: inspirasi@satuharapan.com


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home