Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 15:37 WIB | Rabu, 14 Agustus 2019

Ketua KPAI Sebut Gerakan Pramuka Pilar Generasi Antihoaks

Sejumlah anggota Pramuka menabur bunga di pusara Ibu Negara Presiden RI ke-6 Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Sabtu (10/8/2019). Dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-58 tahun, pengurus dan anggota Kwarnas Gerakan Pramuka melakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan. (Foto: Antaranews.com/Indrianto Eko Suwarso).

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengatakan Gerakan Pramuka merupakan salah satu pilar penting untuk menghasilkan generasi Indonesia yang antihoaks atau menentang berita bohong.

"Untuk menghadapi masalah berita bohong, semangat Gerakan Pramuka dapat menjadi jawaban bila bisa membumikan Dasa Dharma Pramuka dengan baik," kata Susanto melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.(14/8).

Susanto mencontohkan bunyi Dasa Dharma Pramuka ke-10, yaitu "Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan". Pribadi yang memiliki pikiran, perkataan, dan perbuatan yang suci tidak akan membuat dan menyebarkan berita bohong tetapi informasi-informasi yang baik untuk masyarakat.

Apalagi, seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi, keberadaan berita bohong, berita palsu, dan berita salah menjadi tantangan nyata yang dihadapi bangsa Indonesia, dan seluruh umat manusia di dunia.

"Berita bohong, berita palsu, dan berita salah terus dibuat dan disebarkan melalui berbagai media sosial. Meskipun sudah diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, berita bohong, berita palsu, dan berita salah masih terus tumbuh,” katanya.

Susanto mengatakan, fenomena itu tidak lepas dari "post-truth" ketika kebenaran tidak lagi bersandar pada fakta melainkan emosi dan pandangan subjektif.

"Akibatnya, tidak sedikit masyarakat termasuk anak-anak percaya dengan berita yang viral tanpa memastikan kebenarannya," katanya.

Menurut Susanto, bila anak tidak memiliki kemampuan untuk menyaring berita, maka akan rentan terpapar berita bohong yang berdampak buruk bagi kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk melemahkan kualitas kepribadian anak bangsa.

"Karena itu, Gerakan Pramuka sebagai gerakan yang membina anak-anak dan generasi muda memiliki peran penting. Selamat Hari Pramuka. Semoga kualitas anak Indonesia ke depan semakin baik," katanya.(Antaranews.com)

 

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home