Google+
Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Dewasasri M Wardani 14:53 WIB | Selasa, 27 Maret 2018

Kuota Mudik Gratis 2018 Kemenhub Naik Dua Kali Lipat

Ilustrasi. Kuota mudik gratis 2018 Kemenhub naik dua Kali Lipat. (Foto: Dok. satuharapan.com)

JAKARTA,SATUHARAPAN.COM – Kementerian Perhubungan menaikkan kuota mudik gratis 2018 hingga dua kali lipat. Total mudik gratis 2018 yang disediakan untuk sepeda motor sebesar 39.446 atau naik 106 persen dari tahun sebelumnya sebesar 19.148. Sedangkan untuk orang sebesar 87.250, naik 86 persen dari tahun sebelumnya yaitu 46.885.

"Kita ingin mengajak masyarakat ikut mudik gratis dari pemerintah. Kalau tahun lalu kan kita menambah kereta api dan tahun ini kita menambah kapal terutama dari Jakarta ke Semarang. Dari jumlah motor tahun lalu 19.000, tahun ini menjadi 39.000, jadi nambah dua kali lipat ya. Orang juga tahun lalu 46.000, tahun ini 87.000. Dan ini semua di luar dari program (mudik) BUMN ya," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai Launching Mudik Gratis 2018 di Stasiun Kota Jakarta, Minggu (25/3), dilansir sius resmi dephub.go.id.

Lebih lanjut, program mudik gratis 2018 bagi pengguna sepeda motor sebanyak 3.150 yang akan diangkut dengan truk, dari tahun sebelumnya yaitu 3.130, sedangkan orang penumpang akan diangkut dengan bus sebanyak 50.850 atau naik sebesar 14,65 persen dari tahun sebelumnya sebesar 44.354.

Untuk moda kapal penyeberangan dengan Kapal Ro-Ro (Roll On Roll Off) terdapat tiga lintasan yaitu, Jakarta-Semarang, Jakarta-Surabaya, Jakarta-Lampung. Total kuota yang disediakan sebanyak 3.000 untuk sepeda motor dan 6.000 untuk orang penumpang. Jumlah tersebut naik dua kali lipat dari tahun sebelumnya sebesar 1.194 untuk sepeda motor, dan 2.531 untuk orang penumpang.

Sedangkan mudik gratis dengan kapal laut, kuota yang disediakan sebanyak 30.400 untuk angkutan orang atau naik 496 persen dari tahun sebelumnya yaitu 5.094. Untuk angkutan sepeda motor sebanyak 15.200 atau naik 541 persen dari tahun sebelumnya yaitu 2.370.

Kapal yang disediakan untuk rute Pelabuhan Tanjung Priok menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang PP. Untuk arus mudik keberangkatan pada 9-13 Juni 2018 dan untuk arus balik dari Pelabuhan Tanjung Emas keberangkatan pada 18-22 Juni 2018.

Untuk program mudik gratis 2018, Kemenhub menganggarkan sekitar 90 miliar rupiah dengan rincian 36 miliar rupiah untuk angkutan darat, 34 miliar rupiah untuk angkutan laut dan 20 miliar rupiah untuk angkutan kereta api.

Secara langsung ,Menhub mengajak masyarakat untuk memanfaatkan mudik gratis dari Kemenhub dibandingkan naik sepeda motor.

"Saya mengimbau bagi saudara saudara kita yang ingin pulang ini disediakan mudik gratis. Saya mengharapkan jangan menggunakan motor pulang kampong karena jauh, capek juga besar resikonya, gunakanlah mudik yang gratis dengan motor (diangkut dengan truk atau kapal) dan juga orang ya," kata Menhub.

Pendaftaran Mudik Gratis 2018

Sementara itu Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan,  persyaratan yang dibutuhkan untuk mendaftar mudik gratis 2018 yaitu KTP dan Kartu Keluarga (KK).

"Persyaratan untuk mendaftar mudik gratis adalah KTP dan KK, serta SIM dan STNK yang berlaku," kata Dirjen Budi.

Pendaftaran online mudik gratis dengan bus dan kapal laut dibuka mulai 25 Maret hingga 19 Mei 2018. dapat mendaftar secara online melalui website: mudikgratis.dephub.go.id. Sementara bagi pemudik yang memilih untuk mendaftar langsung  ke kantor pusat Kemenhub Jakarta, kantor Dishub Kota Bogor, kantor Dishub Kota Depok, kantor Dishub Kabupaten Tangerang dan Dishub Kabupaten Bekasi. Atau bisa mengunjungi posko pendaftaran mudik gratis di Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Bogor dan Dinas Perhubungan Daerah Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang, terhitung tanggal 21 Mei sampai 2 Juni 2018. Posko tersebut dibuka pukul 09.0 WIB hingga 16.00 WIB.

Lokasi tujuan mudik gratis tanpa sepeda motor tahun ini meliputi 32 kabupaten atau kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, dan Sumatra Barat. Sementara, untuk mudik dengan sepeda motor meliputi sembilan kabupaten atau kota yaitu Tegal, Semarang, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, Magelang, Wonosobo, Kebumen, dan Purwokerto.

 

Back to Home