Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Reporter Satuharapan 11:26 WIB | Kamis, 26 Juli 2018

Lomba Lukis untuk Hidupkan Kembali Kejayaan Payung Kertas Klaten

Lomba lukis payung kertas di Klaten diikuti pelajar SD, SMP, SLTA, di Pendopo Monumen Juang 45, Desa Jonggrangan, Rabu (25/7). untuk menumbuhkembangkan kreativitas dan potensi, serta untuk melestarikan produksi payung kertas Juwiring, Klaten. (Foto: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah)

KLATEN, SATUHARAPAN.COM – Dinas Pariwisata, Kebudayaan dan Olahraga Kabupaten Klaten mengadakan lomba lukis payung pelajar sekabupaten tahun 2018, di Pendopo Monumen Juang 45, Desa Jonggrangan, Rabu (25/7). Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-214 Kabupaten Klaten dan HUT ke-73 Republik Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Klaten, Pantoro, menyampaikan kegiatan lomba tahun ini diikuti 539 pelajar SD, SMP, dan SMA/SMK se-Kabupaten Klaten. Lomba berhadiah uang, piagam, dan topi itu digelar untuk menumbuhkembangkan ide dan kreativitas para siswa dalam berekspresi melalui lukisan dengan media payung kartas.

“Dengan adanya lomba lukis payung ini, kita juga menghidupkan kembali kejayaan payung kertas yang merupakan produk khas Kecamatan Juwiring,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten, Jaka Sawaldi, seperti dilansir laman resmi klatenkab.go.id.

Hasil lukis payung yang diikuti para pelajar ini dinilai oleh tim juri yang berasal dari akademisi dan pegiat seni di wilayah Kabupaten Klaten.

Sementara itu Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Klaten, Kostrad Budi Nugroho, seperti dikutip dari rri.co.id, mengatakan lomba lukis payung diikuti 539 pelajar tingkat SD hingga SLTA sederajat dari 26 kecamatan di Klaten.

Hasil karya para pelajar itu nantinya akan dipajang di sekitar panggung saat digelar Klaten Lurik Carnival, pada 28 Juli.

Editor : Sotyati

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
Zuri Hotel
Back to Home