Loading...
INDONESIA
Penulis: Endang Saputra 18:02 WIB | Rabu, 10 Februari 2016

Maarif Institute Terus Beri Penghargaan Tokoh Teladan Lokal

Anggota dewan juri Maarif Award saat memberikan keterangan pers di aula Kantor Maarif Institute, Jalan Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, hari Rabu (10/2). (Foto: Endang Saputra)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Manajer Program Islam dan Media Maarif Institute Khelmy K. Pribadi, mengatakan, Maarif Award 2016 kembali digelar tahun ini.

Menurut Khelmy Maarif Award 2016 ini merupakan perhelatan yang keenam setelah sebelumnya juga digelar pada tahun 2007, 2008, 2010,2012 dan 2014.

“Maarif Institute memberikan Maarif Award kepada para pemimpin/aktivis lokal sejak 2007. Tahun ini Maarif Institute kembali mengundang publik untuk mengusulkan nama-nama yang dinilai pantas menerima Maarif Award  2016,” kata kata Khelmy di aula Kantor Maarif Institute, Jalan Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, hari Rabu (10/2).

Penghargaan ini, kata Khelmy diberikan untuk mengangkat model-model keteladanan dan kepemimpinan lokal dengan komitmen terhadap nilai-nilai kebhinnekaan, anti kekerasan, dan anti  diskriminasi. Maarif Award ini merupakan ikhtiar menemukan pribadi-prbadi penggerak dan tangguh yang berjuang untuk kemanusiaan di tingkat akar rumput.

“Dari lima kali penyelenggaraan itu, terdapat sebelas pejuang kemanusiaan di tingkat lokal. Kesemuannya ditemukan dari pelosok Nusantara, dari Poso, Ambon, Lombok, Blitar, Salatiga, Magelang, Cilacap, emarang, Medan dan Padang, mereka adalah para pejuang kemanusian yang diusulkan beragam kelompok, komunitas dan individu dari pelbagai lokasi,” kata Khelmy di aula Kantor Maarif Institute, Jalan Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, hari Rabu (10/2).

Untuk itu, kata Khelmy di tiap penyelnggaran Maarif Award, komposisi dewan juri selalu beragam dan berubah, hal ini semata ditunjukan untuk memberikan kepastian obyektifitas dengan mengedepankan semangat pruralisme dalam menilai calon penerima Maarif Award, pada tahun ini.

“Anggota dewan juri Maarif Award kali ini adalah Mantan Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat, Wakil Ketua Dewan Pembina CSIS dan Dewan Pembina Maarif Institute Clara Joewono, Ketua Umum PP (Pimpinan Pusat) Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini, Endy M. Bayuni  Wartawan Senior, dan Pdt. Jack Manuputty,” kata dia,

Selain itu, kata Khelmy  untuk dewan juri Maarif Award 2016 mengundang masyarakat untuk mengusulkan nama-nama yang layak dipertimbangkan sesuai kriteria.

“Informasi lengkap dapat diunduh di www.maarifinstitute.org, termasuk formulir. Pengirim berkas pencalonan diterima selambatnya pada tanggal 15 Maret 2016, dan seluruh berkas pencalonan itu bisa dikirim via surat elektronik ke maarif@maarifinstitute.org atau bisa dikirim langsung ke Maarif Institute Jalan Tebet Barat Dalam 2 No. 6 Tebet Jakarta Selatan 12810,” kata dia.

Sebelumnya penerima Maarif Award pada tahun 2007 Pdt Jack Manuputty dari Ambon, Arianto Sangaji dari Poso, pada tahun 2008 Tgh Hasanain juaini dari Lombok, M Tafsir dari Semarang, Cecilia Yuliani Hendayani dari Blitar, tahun 2010 S.Ali Habsyi dari Magelang,tahun 2012 Ahmad Bahruddin dari Salatiga, Romo Carolus dari Cilacap, dan tahun 2014 Maril Koto dari Sumatera Barat.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home