Google+
Loading...
EKONOMI
Penulis: Dewasasri M Wardani 19:33 WIB | Selasa, 20 Agustus 2019

Makanan Legendaris Hadir di Festival Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe

Suasana di Festival Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe, Jakarta Fashion and Food Festival 2019 di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang berlangsung hingga 8 September mendatang, dengan mengangkat tema "Kuliner Legendaris". (Foto: Dok JFFF)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Makanan legendaris, yang rata-rata pedagangnya telah dikenal luas, dan eksis melakukan usaha selama lebih dari tiga dekade, hadir di La Piazza, Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Lebih dari 100 pedagang makanan terpilih, 60 persen di antaranya pelaku UKM, mengikuti Festival Kuliner Kampoeng Tempo Doeloe, yang tahun ini mengusung tema “Kuliner Legendaris”. Mereka hadir bergantian, sejak 7 Agustus hingga 8 September nanti, sebagai bagian dari rangkaian acara Food Festival dalam program Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF) 2019.

Pedagang makanan legendaris itu berasal dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya, dipilih berdasarkan riset tim KTD.

Pada akhir pekan mendatang, yaitu 24 dan 25 Agustus 2019, bergantian akan dihadirkan kuliner legendaris dari Bogor dan Sukabumi, seperti Soto Kuning Pak Aming, Cungkring Pak Jumat, Martabak Air Mancur, Es Bir Kotjok Si Abah Sejak 1965, Toko Asinan “Asli Bogor” Sejak 1967, Asinan Jagung Bakar Pak Sabur Sejak 1968, dan Bubur Ayam Bunut Siliwangi Sukabumi.

Kuliner Legendaris Jawa, dari Kota Semarang, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya hadir pada tanggal 31 Agustus dan 1 September 2019, diwakili oleh Mangut Kepala Manyung Bu Fat, Asem-Asem Daging Koh Liem Semarang, Lunpia Super Cik Yoen, Semarang, Tahu Lek Telor Cak Kahar Surabaya, Nasi Liwet Bu Wongso Lemu, Pisang Goreng Madu Bu Nanik, dan Gudeg Sagan Yogyakarta.

Sebagai penutup, pada tanggal 7 dan 8 September 2019, giliran kuliner Bandung dan Cirebon diwakili oleh Kupat Tahu Gempol 1965, Batagor Abun, Ayam Madu Sibangkong, Es Duren Sakinah Pak Aip, Iga Bakar Si Jangkung, Nasi Jamblang Mang Dul, Mie Koclok Edi, Empal Gentong Mang Darma Asli dan Kerupuk Sambal.

Kuliner legendaris Jakarta mengawali hadir pada tanggal 17 dan 18 Agustus lalu, diwakili oleh Soto Tangkar Tanah Tinggi 1946, Bakmi Amoy Gang Gloria Kota Glodok 1980, Nasi Uduk kebon Kacang, Rujak Shanghai Encim 1950, Ketan Susu Kemayoran, Pempek Megaria 1989, Es Teler sari Mulia Megaria, Soto Betawi H Ma’Ruf Sejak 1940.

Signature Event Kuliner Jakarta

Festival KTD merupakan salah satu signature event kuliner Jakarta yang setiap tahun selalu dinanti kehadirannya. 

Melengkapi suasana santap siang dan malam para pengunjung, KTD menampilkan dekorasi unik khas tradisional Indonesia. Pengunjung dapat berfoto dan mengabadikan momen kebersamaan dengan rekan dan keluarga. Tidak ketinggalan hiburan akustik musik, juga menemani para pengunjung menghabiskan waktu di KTD dengan penampilan spesial musik dan tarian.

Mengutip siaran pers yang diterima Satuharapan.com, KTD dibuka setiap hari, pada hari Senin hingga Kamis mulai pukul 16.00-22.00 WIB, Jumat 16.00-23.00 WIB, Sabtu 11.00-23.00 WIB, dan Minggu jam 11.00-22.00 WIB.

Melihat jumlah pengunjung yang berlimpah pada penyelenggaraan KTD tahun sebelumnya, maka untuk memberikan kesempatan kepada warga Jakarta agar dapat menikmati kuliner dengan nyaman, pada tahun ini area KTD diperluas hampir dua kali lipat.

KTD pada tahun ini semakin mudah dijangkau masyarakat dengan menggunakan LRT (Lintas Rel Terpadu) Jakarta. Terlebih area KTD berada di depan halte LRT Bulevard Utara, Summarecon Mall Kelapa Gading.

Seluruh rangkaian acara JFFF, termasuk Kampoeng Tempo Doeloe di dalamnya merupakan wujud nyata kepedulian JFFF terhadap perkembangan industri lokal berbasis budaya. Kepedulian terhadap UKM juga menjadi bagian yang penting, terlihat dari banyaknya jumlah UKM yang terlibat dalam event ini. Diharapkan melalui acara ini, KTD akan membawa banyak manfaat dan kemajuan bagi industri kuliner tanah air, yang pada akhirnya turut menggerakkan perekenomian bangsa.

Editor : Sotyati

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home