Loading...
DUNIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 06:21 WIB | Kamis, 18 September 2014

Mantan PM Minta Patriot Perang Tolak Kemerdekaan Skotlandia

Skotlandia akan memilih apakah negara itu tetap bagian Inggris atau menjadi negara merdeka. Pemilih akan menjawab "Ya" atau "Tidak" untuk pertanyaan referendum: "Haruskah Skotlandia menjadi negara yang merdeka?"

GLASGOW, SATUHARAPAN.COM - Mantan perdana menteri Inggris Gordon Brown meminta kepada patriot era perang untuk berdemo di Glasgow pada Rabu (17/9), dengan menyerukan kepada warga Skotlandia untuk menolak kemerdekaan dalam referendum yang akan digelar kurang dari sehari lagi.

“Kami akan menang,” ujar Brown, seorang mantan pemimpin Partai Buruh dari Skotlandia yang melakukan upaya terbaru terhadap kampanye “Tidak” yang lesu dalam beberapa pekan terakhir.

“Memilih ‘Tidak’ akan memberikan perubahan lebih cepat, aman, baik dan bersahabat,” katanya, yang terlihat bersama mantan menteri keuangan Alistair Darling dan pelawak Inggris Eddie Izzard.

“Kita berjuang bersama dalam dua perang dunia. Tidak ada makam di Eropa yang tidak terdapat orang Skotlandia, Wales, Irlandia dan Inggris berdampingan. Saat mereka berjuang bersama, mereka tidak saling menanyakan dari mana mereka berasal,” ujarnya.

Setelah unggul selama berbulan-bulan, kampanye “Tidak” nampaknya melemah dalam beberapa pekan terakhir, dan para komentator mengatakan Brown memberikan energi baru dengan menjanjikan parlemen akan menawarkan kewenangan baru kepada pemerintah Skotlandia dengan rancangan undang-undang pada Januari.

“Kita berada di ujung keputusan paling penting bahwa Skotlandia memilih... jika Anda memiliki keraguan apa pun, jangan ragu dan pilihlah ya,” ujar Darling dalam sebuah gelaran itu. (AFP)


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home