Loading...
BUDAYA
Penulis: Bayu Probo 10:37 WIB | Sabtu, 27 Agustus 2016

Mark “NCIS” Harmon Juga Pahlawan di Kehidupan Nyata

Mark Harmon, pemeran Jethro Gibbs di serial NCIS. (Foto: wikipedia.org)

SATUHARAPAN.COM – Tak hanya menjadi pahlawan di serial TV NCIS—Naval Criminal Investigative Services, ditayangkan pertama oleh CBS—Thomas Mark Harmon juga menjadi pahlawan di kehidupan nyata.

Pemeran Leroy Jethro Gibbs—agen khusus sekaligus komandan dari para agen penyelidik internal Angkatan Laut AS—di NCIS ini seperti dilansir LA Times, Kamis (4/1/1996) dikisahkan menyelamatkan dua remaja dari kematian akibat kecelakaan mobil.

Juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles mengonfirmasi kejadian itu. “Pak Harmon memecahkan jendela mobil dan menarik anak-anak keluar sebelum mobil terbakar,” kata Brian Humphrey, Rabu (24/8).

“Para pemuda itu berutang hidup mereka untuk aksi Pak Harmon ini,” katanya.

Salah satu pemuda menderita luka bakar yang parah lebih dari 30 persen dari tubuhnya dan dibawa ke UCLA Medical Center, kata Humphrey. Pemuda lainnya mengalami luka ringan sudah dirawat di Rumah Sakit St John. Waktu itu, para pemuda masih berumur 16 tahun. Sedangkan Mark Harmon, 22 tahun.

Potongan berita dari Harian The Enquirer (4/1/1996) yang memberitakan aksi heroik Mark Harmon. (Foto: photobucket.com)

Kejadiannya, Rabu sekitar pukul 19:15, mobil yang dikendarai dua anak laki-laki itu gagal dikendalikan saat melewati belokan, menabrak pohon, terbalik dan terbakar di Blok 500 Bristol Avenue.

Harmon, yang tinggal dekat tempat kejadian perkara, mendengar kecelakaan itu. Istrinya, Pam Dawber segera menghubungi saluran darurat 911. Harmon berlari memecahkan jendela mobil dengan palu dan menyelamatkan mereka. Waktu itu, nama remaja-remaja itu tidak disebutkan.

NCIS Musim ke-14 Tayang 20 September

Setelah NCIS Musim ke-13 berakhir tayang Mei lalu, dikabarkan pada 20 September 2016 akan diluncurkan Musim ke-14. Anthony DiNozzo (diperankan Michael Weatherly) yang sebelumnya dikabarkan mundur dari keagenan karena akan merawat Tali—anak hasil hubungannya dengan Agen Ziva David—akan tetap dimainkan sutradara.

Pasukan Gibbs ini juga akan diperkuat Wilmer Valderrama dan Jennifer Esposito, yang akan bermain sebagai Nicholas “Nick” Torres dan Alexandra “Alex” Quinn. Duane Henry akan memainkan peran sebagai Petugas MI6 .

Kesaksian 17 Tahun Kemudian

Beranjak 17 tahun kemudian dari peristiwa kecelakaan yang nyaris tragis itu, Harmon dan pria yang diselamatkan itu membuka suara.

“Saya berutang segalanya untuk dia,” kata Colin Specht. “Saya tidak ragu bahwa saya tidak akan hidup kalau tidak ia selamatkan,” Specht melanjutkan.

Seperti adegan dalam film-film yang diperankan Harmon, Specht terjebak dalam kecelakaan dekat rumah Harmon di bagian Brentwood Los Angeles. Pada saat itu, Specht dan temannya tampaknya mengemudi terlalu cepat.

Colin Specht. (Foto: colinspecht.com)

Teman Specht berhasil keluar, tapi Sprecht terjebak.

Hal berikutnya yang ia ingat, seorang pria muncul entah dari mana, datang membantu, menggunakan palu memecahkan jendela.

“Dia menarik saya, karena saya masih terbalik dengan sabuk pengaman terpasang. Dan, dia menarik saya keluar dari mobil,” kata Specht, menambahkan orang itu menggelindingkan dia ke jalan karena pakaiannya terbakar. Specht menderita luka bakar tingkat tiga dan dirawat di rumah sakit selama berbulan-bulan.

Orangtuanyalah yang memberi tahunya siapa pahlawan itu. Sebab, Harmon tidak pernah berbicara tentang insiden itu.

“Saya tidak akan mengambil keuntungan untuk itu, karena jika mobil meledak dan saya ada di samping mobil, maka Anda sedang berbicara tentang dua anak laki-laki yang tidak memiliki ayah,” kata Harmon pada CBS, Selasa (21/5/13)

Specht sendiri mengatakan selamanya berutang nyawa kepada aktor itu. Ia mengatakan ia bertemu Harmon dan istrinya, aktris Pam Dawber, setelah kecelakaan.

“Ada banyak yang kehilangan Harmon, jika terlambat sedikit saat berusaha menyelamatkannya,” kata Specht. “Dia punya istri, anak, dan karier. Itulah altruisme sejati.”

Specht memiliki tato di sebagian besar tubuhnya untuk menutupi bekas luka dari kecelakaan. Namun dia mengatakan tato-tato itu sebagai pengingat betapa beruntungnya dia.

“Tidak ada cara saya bisa membayar dia, kecuali  melakukan kebaikan kepada orang lain. Dan, saya berusaha melakukan itu dalam hidup saya,” kata Specht. (CBS/LA Times/Christian Post)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home