Google+
Loading...
INSPIRASI
Penulis: Tjhia Yen Nie 07:03 WIB | Rabu, 11 Januari 2017

Mengikuti Orang Lain

Suara mayoritas tidak selalu mencerminkan kepentingan mayoritas.
Ikut-ikutan. (Foto: istimewa)

SATUHARAPAN.COM – Dalam perjalanan ke luar kota mengikuti GPS di handphone, dalam suatu daerah yang tidak kami kuasai, sinyal hilang.  Tiba-tiba ada beberapa mobil lewat dan mengambil jalan ke kiri.  Akhirnya saya mengusulkan agar mobil kami mengikuti mobil-mobil tersebut, sampai pada suatu tempat, sinyal GPS kembali berfungsi dan mengatakan bahwa kami salah arah.

Kejadian itu memberikan pelajaran bahwa manusia cenderung mengikuti manusia lain.  Apa yang dilakukan orang lain kadang kita ikuti. ”Ini bajunya bagus lo, Cik… pilih yang ini saja,” sahut seorang karyawan sebuah toko baju ketika saya membandingkan dua baju pilihan saya.  Kemudian ketika satu baju itu sudah dibayar.  Dia kembali berkata, ”Sekalian sama yang satunya… kapan lagi ke sini, warnanya cocok juga tadi.”  Saat itulah saya mulai meragukan kejujurannya dalam berkomentar.

Ternyata dalam pemilihan sesuatu, dengan mudahnya saya mendengar dan mengikuti apa yang dikatakan orang. Apalagi jika orang banyak yang menganjurkannya. Itulah sebabnya mengapa iklan-iklan menggunakan jasa public figure yang sudah biasa terlihat di masyarakat untuk memasarkannya.

Tiba-tiba saya teringat perkataan beberapa guru sekolah minggu: ”Berdoalah jika kamu takut!” Perkataan yang sering saya dengar itu membuat Doa Bapa Kami menjadi satu mantra saat kecil jika saya ketakutan melewati tempat yang dikatakan angker, mengalami mimpi buruk, takut dihukum guru karena belum mengerjakan PR, dan sebagainya.

Kecenderungan mengikuti kata orang lain atau masyarakat banyak adalah natur dalam diri manusia sebagai makhluk sosial.  Namun, ternyata apa yang dikatakan orang atau pun orang banyak itu tidak semuanya tepat.

Di sinilah kita harus bijak dan tepat saat bersikap karena suara mayoritas tidak selalu mencerminkan kepentingan mayoritas.

 

Email: inspirasi@satuharapan.com

Editor : Yoel M Indrasmoro

Back to Home