Google+
Loading...
TOPIK PILIHAN
Penulis: Melki Pangaribuan 12:41 WIB | Kamis, 12 September 2019

Menko Luhut Duka Cita Mendalam Atas Berpulangnya BJ Habibie

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan turut berduka cita atas berpulangnya Presiden Republik Indonesia (RI) ke-3 BJ. (Foto: maritim.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut B. Pandjaitan mengungkapkan turut berduka cita atas berpulangnya Presiden Republik Indonesia (RI) ke-3 BJ. Habibie di RSPAD Gatot Subroto, pada Rabu (11-09-2019) sore.

“Saya sekeluarga mengucapkan duka yang mendalam, saya pikir mungkin ini yang terbaik buat beliau,” kata Menko Luhut di Jakarta seperti dilansir dari maritim.go.id.

Menko Luhut menyatakan bahwa ia percaya Tuhan mempunyai rencana yang terbaik untuk Presiden ke-3 BJ. Habibie, dan berpesan agar ilmu dan kebaikan beliau semasa hidupnya bisa ditiru oleh banyak orang.

“Kita yang hidup ini bisa mencontoh juga budi baik yang pernah beliau berikan” kata Menko Luhut.

Presiden RI ke-3, BJ Habibie menghembuskan nafas terakhir di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, pada Rabu (11-09-2019) pukul 18:05 WIB. Habibie yang lahir di Parepare, Sulawesi Selatan pada 25 Juni 1936 itu diketahui meninggal dunia karena penyakit gagal jantung yang dideritanya sejak beberapa tahun lalu.

Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengatakan mendiang Presiden RI Ke-3 BJ Habibie akan disemayamkan di samping makam mendiang istrinya Ainun Habibie di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Pemakaman diagendakan diawali dengan upacara di rumah duka, kemudian dilanjutkan upacara di TMP Kalibata yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Semasa hidup  BJ Habibie pernah menciptakan pesawat N-250, sebuah pesawat penumpang sipil hasil karya anak-anak bangsa Indonesia yang mengudara pertama kali pada 10 Agustus 1995.

Pesawat tersebut berhasil diwujudkan saat almarhum menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi Indonesia, dan dirancang serta diproduksi sepenuhnya oleh Industri Pesawat Terbang Nusantara (saat ini benama menjadi PT Dirgantara Indonesia atau PTDI).

 

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home