Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 15:30 WIB | Selasa, 09 Juni 2015

Menristek Dikti: Joki Rusak Sistem Pendidikan Indonesia

ilustrasi peserta ujian sbmptn. (Foto: Antara)

DEPOK, SATUHARAPAN.COM – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir, mengingatkan pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) harus bersih dari Joki, karena keberadaannya dapat merusak sistem pendidikan di Indonesia.

"Kami tak akan toleran, jika memang ada joki dan akan memberikan sanksi yang tegas kepada yang terlibat," katanya ketika meninjau pelaksanaan SBMPTN di kampus Universitas Indonesia (UI) Depok, Selasa (9/6).

Untuk itu ia, meminta kepada panitia SBMPTN untuk benar-benar mengantisipasi seleksi tersebut dan harus dikontrol dengan benar.

"Jangan bermain dengan kecurangan, bersikap jujur dan percaya pada diri sendiri itu merupakan hal yang penting," katanya.

Menteri juga mengingatkan, agar jangan sampai ada kebocoran soal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Untuk itu jika masyarakat mengetahui adanya ketidakberesan maka laporkan saja kepada kami.

"Kami tak segan memberikan tindakan yang keras," katanya.

Ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2015, diselenggarakan serentak di seluruh wilayah di Indonesia pada Selasa, Kamis, 9 - 11 Juni 2015. Sebanyak 693.185 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mengikuti ujian di 74 panitia lokal di Tanah Air.

"Pendaftar seleksi bersama tersebut, mengalami kenaikan 4,31 persen dari sebelumnya 664.509 menjadi 693.185," kata Ketua Panitia SBMPTN, Rochmat Wahab.

Dia menjelaskan, peningkatan tersebut menunjukkan, akses untuk menggapai pendidikan semakin luas.

Dari 693.185 tersebut, sebanyak 90.686 diantaranya pendaftar merupakan peserta Bidikmisi. Daya tampung mahasiswa yakni 99.223.

"Ujian terdiri dari sains teknologi, sosial humaniora dan campuran."

Rochmat menjelaskan, peserta yang memilih sains teknologi sebanyak 693.185, sosial humaniora sebanyak 674.611 dan campuran 617.932.

"Sampai saat ini, belum ada masalah berarti. Soal-soal sudah disalurkan ke daerah-daerah," kata dia.

Dia menjelaskan, n semua panitia lokal siap untuk menyelenggarakan SBMPTN, yang akan dilangsungkan pada 9 Juni. Untuk ujian keterampilan dilangsungkan 10 hingga 11 Juni 2015.(Ant)

Editor : Bayu Probo

Back to Home