Loading...
DUNIA
Penulis: Eben Ezer Siadari 01:11 WIB | Selasa, 07 Juli 2015

Merkel Seperti Ibu bagi Yunani, Selalu Beri Kesempatan Kedua

PM Yunani, Alexis Tsipras, melirik Kanselir Jerman, Angela Merkel dalam sebuah kesempatan (Foto: The Telegraph)

ATHENA, SATUHARAPAN.COM – Perdana Menteri Yunani Alexis Tsiprasi dan Kanselir Jerman Angela Merkel melakukan pembicaraan via telepon, pada hari Senin (6/07). Mereka menyepakati bahwa Athena akan mengajukan usulan dalam konferensi tingkat tinggi (KTT) zona euro pada hari berikutnya, ujar narasumber pemerintah Yunani.

“Mereka sepakat bahwa perdana menteri akan mengajukan usulan pemerintah Yunani dalam KTT tersebut” pada Selasa, kata narasumber itu.

Pemerintahan ekstrem kiri Yunani bergegas untuk menyepakati dana talangan sebelum sejumlah bank Yunani yang kesulitan kehabisan uang, setelah negara itu pada hari Minggu menolak tuntutan kreditor atas langkah penghematan lebih lanjut dalam sebuah referendum.

Tsipras pada hari Senin juga berbicara dengan kepala European Central Bank (ECB) Mario Draghi dan Presiden Rusia Vladimir Putin, sementara Presiden Yunani Prokopis Pavlopoulos menghubungi Presiden Prancis Francois Hollande.

Dalam hasil perhitungan final pada Senin dini hari, 61,31 persen rakyat Yunani menolak tuntutan kreditor atas langkah penghematan lebih lanjut sebagai imbalan dana talangan, mendorong pasar saham Eropa turun.

ECB dianggap sebagai satu-satunya institusi yang mampu menenangkan kepanikan pasar dan mencegah kejatuhan perekonomian Yunani.

Nasib Yunani kini sangat banyak bergantung kepada Angela Merkel dan ECB. Namun, menurut seorang penasihan Presiden Prancis, Merkel selama ini sangat sabar dalam menghadapi Tsipras, bahkan menunjukkan perlindungan seorang ibu kepada anaknya.

Komentar penasihat itu muncul menjelang pertemuan Presiden Prancis, Francois Hollande dan Angela Merkel di Paris untuk membahas krisis Yunani pada hari Senin (6/7).

"Merkel sangat terbuka untuk negosiasi dengan Yunani, yang menunjukkan kesabaran dan bahkan semacam perlindungan ibu tentang Alexis Tspras," kata dia, sebagaimana dilaporkan oleh The Telegraph.

Sama seperti Merkel, Presiden Prancis juga masih berkeinginan agar Yunani tetap berada di zona euro. Namun, oposisi konservatif Prancis saat ini justru gencar menyerukan agar Yunani keluar dengan baik-baik. (AFP/Ant/The Telegraph)

Editor : Eben Ezer Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home