Google+
Loading...
FOTO
Penulis: Reporter Satuharapan 16:15 WIB | Jumat, 25 Agustus 2017

Misi Perdamaian PBB Berpengaruh terhadap Kredibilitas Indonesia

 Misi Perdamaian PBB Berpengaruh terhadap Kredibilitas Indonesia
Panglima TNI Gatot Nurmantyo memeriksa pasukan Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-J/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) dan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) di Afrika Tengah, bertempat di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Kamis (24/8). Foto-foto: Puspen TNI)
 Misi Perdamaian PBB Berpengaruh terhadap Kredibilitas Indonesia
Pasukan Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-J/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) dan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) di Afrika Tengah siap diberangkatkan.
 Misi Perdamaian PBB Berpengaruh terhadap Kredibilitas Indonesia
 Misi Perdamaian PBB Berpengaruh terhadap Kredibilitas Indonesia

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwa penugasan Misi Perdamaian PBB bagi TNI, tidak hanya sekedar berdimensi operasi militer melainkan juga berdimensi politik dan diplomatis yang memiliki pengaruh besar terhadap kredibilitas Indonesia di dunia internasional.

Panglima TNI mengatakan bahwa penugasan misi perdamaian PBB merupakan tugas istimewa, karena dipercaya untuk menjadi duta TNI, duta bangsa dan negara di forum internasional.

"Junjung tinggi kehormatan dan kepercayaan dunia internasional dengan unjuk prestasi kinerja dan dedikasi yang tinggi serta senantiasa memperhatikan prosedur tetap yang berlaku di wilayah tempat tugas dimanapun para prajurit nanti ditempatkan," kata Gatot Nurmantyo pada upacara pemberangkatan Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-J/Unifil (United Nations Interim Force in Lebanon) di Lebanon dan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca (Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic) di Afrika Tengah di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta Utara, Kamis (24/8).

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja

Back to Home