Loading...
DUNIA
Penulis: Yan Chrisna Dwi Atmaja 00:13 WIB | Jumat, 31 Juli 2015

Mullah Akhtar Mansour akan Gantikan Mullah Omar

Foto yang diduga pemimpin Taliban Afghanistan, Mullah Mohammed Omar. (Foto: Istimewa)
KABUL, SATUHARAPAN.COM - Taliban telah menunjuk pengganti Mullah Mohammed Omar, yang telah memimpin gerakan selama 20 tahun.
 
Juru bicara Direktorat Keamanan Nasional Afghanistan (NDS) pada Rabu (29/7) mengkonfirmasi kematian pemimpin Taliban Mullah Omar, dan mengatakan Omar meninggal pada musim panas 2013 tapi kematiannya dirahasiakan untuk menghindari kemerosotan moral militan Taliban.
 
Kepastian kematian Mullah Omar juga telah dikonfirmasi Taliban pada hari Kamis (30/7). Pernyataan Taliban tidak mengatakan di mana, kapan atau bagaimana Mullah Omar meninggal, hanya menyatakan meninggal karena sakit dan selama itu ia tinggal di Afghanistan sejak invasi AS pada 2001.
 
Wakil Mullah Omar yaitu Mullah Akhtar Mansour, akan menggantikannya, sumber yang dekat dengan pimpinan Taliban mengatakannya.

Beberapa media mengatakan langkah ini akan memecah militan Taliban, karena banyak tokoh senior yang menentang pengangkatan Mullah Akhtar Mansour.

Berita kematian tersebut telah mengganggu pembicaraan damai antara Afghanistan dan pemberontak Taliban, dimana perundingan putaran kedua yang dijadwalkan pada hari Jumat ditunda.
 
Kelompok Taliban Afghanistan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka "tidak tahu-menahu" dengan babak baru pembicaraan perdamaian yang direncanakan berlangsung di Pakistan hari Jumat (31/7).
 
Pakistan, yang bertindak sebagai tuan rumah perundingan, mengatakan mereka dilibatkan kembali atas permintaan Taliban.
 
Mullah Mohammed Omar, pria bermata satu yang dicari oleh Amerika Serikat dan telah lolos dari perburuan terbesar militer AS di wilayah itu selama 14 tahun belakangan, telah beberapa kali dilaporkan tewas, tapi tak seorang pun pernah melihat mayatnya. Mullah
 
Omar, mendirikan gerakan Taliban di Provinsi Kandahar di Afghanistan Selatan pada 1994 dan mengumumkan Keamiran Islam Afghanistannya setelah merebut Ibu Kota Afghanistan (Kabul), telah memimpin aksi perlawanan sengit sejak ambruknya pemerintah Taliban pada 2001. (bbc.com/Ant)

BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home