Google+
Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 18:57 WIB | Minggu, 29 Mei 2016

Muslim Turki Tuntut Hagia Sophia Dikembalikan Sebagai Masjid

Hagia Sophia. (Foto: bns.lt)

ISTANBUL, SATUHARAPAN.COM - Ribuan warga muslim di hari Sabtu (28/5) menggelar aksi protes di Hagia Sophia di Istanbul Turki, bekas gereja dari era Kekaisaran Bizantium yang saat ini menjadi museum, menuntut hak untuk beribadah di tempat tersebut, menurut media Turki.

Seorang imam memimpin sebuah doa di depan gedung ikonik Turki tersebut yang dulunya basilika Kristen Ortodoks Yunani, kemudian berubah fungsi sebagai masjid dan saat ini menjadi sebuah museum di hadapan massa yang menuntut agar Hagia Sophia difungsikan kembali sebagai masjid.

“Cabut aturannya, buka Hagia Sophia,” teriak massa yang berkumpul di plaza depan museum tersebut, menurut kantor berita Dogan Turki.

“Atas nama ribuan saudara kami, kami menuntut untuk diizinkan berdoa di dalam masjid Hagia Sophia,” ujar Salih Turhan, presiden Anatolia Youth Association yang mengorganisasi demonstrasi itu bertepatan dengan peringatan penaklukan Ottoman atas Konstatinopel (nama sebelumnya dari Istanbul).

Dibangun pada abad keenam, Hagia Sophoia, yang berarti Holy Wisdom dalam bahasa Yunani, diubah menjadi sebuah masjid pada 1453 saat Ottoman menaklukkan Konstantinopel.

Bangunan besar, maha karya arsitektur Bizantium itu memiliki kubah besar ditopang pilar besar, dindingnya dilapisi marmer dan dihiasi dengan mosaik. Setelah kota itu jatuh ke tentara Sultan Mehmet II, empat menara ditambahkan di struktur bangunan dan interior dihiasi seni Islam. Setelah Kekaisaran Ottoman runtuh dan negara modern sekuler Turki berdiri, masjid itu diubah menjadi museum pada 1935.

Sejak partai Keadilan dan Pembangunan (Justice and Development Party atau AKP) pendukung Presiden Recep Tayyip Erdogan berkuasa pada 2002, kelompok pendukung sekuler di Turki mencemaskan bahwa Hagia Sophia akan difungsikan kembali sebagai masjid. (AFP)

Zuri Hotel
Back to Home