Google+
Loading...
FOTO
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 09:00 WIB | Jumat, 26 Juli 2019

Pameran Art Jog 2019 Resmi Dibuka

Pameran Art Jog 2019 Resmi Dibuka
Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati keluar dari karya special project yang dibuat seniman-perupa Sunaryo berjudul “Lawangkala” dalam pembukaan Art Jog 2019 di Kompleks JNM, Kamis (24/7) malam. (Foto-foto: Moh. Jauhar al-Hakimi)
Pameran Art Jog 2019 Resmi Dibuka
Special project berjudul “Lawangkala” karya seniman-perupa Sunaryo yang menjadi jalur keluar area ruang pamer Art Jog 2019.
Pameran Art Jog 2019 Resmi Dibuka
Karya instalasi ‘Daun Khatulistiwa’ yang dibuat seniman patung Teguh Ostenrik.
Pameran Art Jog 2019 Resmi Dibuka
Satu karya panel dalam Art Jog 2019.
Pameran Art Jog 2019 Resmi Dibuka
Juxtaposed – silkscreen and hand coloring on canvas - 150 cm x 200 cm – Enka Komariah – 2019.
Pameran Art Jog 2019 Resmi Dibuka
Light, Life, and Love no. 2 – petrified horse skins – 210 cm x 510 cm – Ugo Untoro – 2019.

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Festival Art Jog 2019 resmi dibuka oleh Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani Indrawati di pelataran Jogja National Museum (JNM) Yogyakarta, Kamis (25/7) malam.

Dengan tema yang diangkat Art Jog 2019 tentang Common space dalam sambutannya Sri Mulyani berharap tumbuhnya kepedulian untuk menjaga lingkungan bumi di tengah realitas semakin bertambahnya jumlah penduduk dunia..

“Perubahan dari event atau fair menjadi festival adalah sebuah gerakan yang konsisten untuk membuat sebuah ekosistem mengenai art di Indonesia. Kita makin menyadari bahwa dunia, bumi yang sama kecil bentuk dan tempatnya saat ini dihuni lebih 7 milyar manusia. Lima belas tahun kedepan jumlah manusia akan bertambah menjadi 9 milyar manusia. Dunia tidak akan semakin melar. Jumlah penduduk dunia yang semakin besar mengharuskan kita makin memiliki kesadaran bahwa common space dan litle earth bumi yang kecil ini adalah common space sekaligus aset kita bersama. Oleh karena itu kepedulian kita untuk menjaganya menjadi luar biasa penting,” jelas Sri Mulyani dalam sambutan pembukaan Art Jog 2019, Kamis (25/7) malam.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani berharap untuk semakin meningkatkan kesadaran  bersama dalam menjaga bumi secara berkelanjutan.

“Bahwa sekarang Art Jog menggunakan tema ini menggambarkan bahwa para seniman, pelaku, dan pengkarya seni bisa makin meningkatkan awareness atau kesadaran betapa kita menjaga bumi yang kecil ini untuk umat manusia yang jumlahnya akan mendekati jumlah 9 milyar. Artinya kita harus semakin peka serta toleran antar manusia sendiri. Kesadaran dan kebersamaan sebagai umat manusia yang berdasarkan pada perikemanusiaan yang adil dan beradab itu penting sekali agar kita bisa menjaga bumi ini secara baik secara berkelanjutan. Kita bisa menunjukkan sebagai ekspresi kepedulian rasa sayang kita pada alam dan interaksi alam-manusia, manusia dengan manusia, dan manusia dengan alam semesta menjadi sesuatu yang bisa diwujudkan dalam bentuk karya seni. Dan Makin menginspirasi. Mendidik kita semua untuk makin menghargai. Ini adalah semangat yang jauh lebih penting dari value Art Jog dilihat dari nominal rupiahnya,” lanjut Sri Mulyani dalam sambutannya.

Menteri Keuangan RI Sri Mulyani  menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo memberikan perhatian yang luar biasa pada kehidupan, kebudayaan, seni, diantaranya dengan membentuk Bekraf (Badan Ekonomi Kreatif) dan memberikan anggaran, Namun harus disadari diluar itu anggaran transfer untuk daerah sebetulnya termasuk elemennya adalah mendukung agar pemerintah daerah peduli pada apa yang disebut kebudayaan dan seni kepada khususnya. Sri Mulyani menambahkan Presiden Joko Widodo ingin membuat suatu dana abadi bagi kebudayaan dan seni.

“Kita berharap dengan (adanya) gerakan yang sama antara pemerintah dan dunia artis sendiri dan stake holder besar termasuk museum dan para foundation akan dapat memperkuat tidak hanya kepedulian namun juga posisi Indonesia di dalam peta dunia yang merupakan sesuatu yang penting bagi peningkatan martabat sebagai sebuah bangsa,” sambung Sri Mulyani dalam pidatonya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani akan terus berkomunikasi dan berinteraksi dengan para komunitas seni sehingga bisa mendapatkan masukan bentuk seperti apa yang diharapkan. Sehinga harus terus berinteraksi terhadap suatu kebutuhan yang sangat spesifik dari dunia kesenian maupun kebudayaan.

“Saya berharap hubungan antara Menteri Keuangan, saya pribadi, dan dunia seni akan terus terpelihara sehingga saya bisa dididik menjadi orang yang menghormati seni dan kesenian itu sendiri dan dengan kepekaan ini saya diharapkan mampu memformulasikan kondisi-kondisi yang memang dibutuhkan bagi bangsa kita untuk tidak hanya menjadi bangsa robot tetapi kemudian menjadi manusia yang berisi manusia-manusia yang sempurna dari sisi aspirasi dan inspirasinya. Sehingga Indonesia bisa menjadi negara yang betul-betul disegani, bermartabat, karena memiliki banyak sekali potensi, bakat, dan inspirasi, serta berbagai inovasi kreatif yang dimiliki oleh bangsa Indonesia,” lanjut Sri Mulyani .

Mengakhiri pidato sambutannya Menteri Keuangan RI Sri Mulyani menyampaikan perlunya kerjasama antar stake holder untuk mewujudkan upaya-upaya tersebut di atas.

“Dengan sentuhan policy yang tepat, dengan environment yang positif, dengan kerjasama antar stake holder yang baik maka berharap bahwa lingkungan dan kehidupan seni di Indonesia akan semakin meningkat. Itu akan menjadi salah satu bentuk ekspresi kemanusiaan kita sebagai bangsa Indonesia didalam keseluruhan pergaulan umat manusia,” jelas Sri Mulyani mengakhiri pidato pembukaan Art Jog 2019.

Empat puluh seniman muda dari dalam dan luar negeri dipilih melalui skema aplikasi terbuka (open call application) bersama seniman yang dipilih melalui undangan khusus. Lima orang seniman lintas disiplin menampilkan karya-karya dalam skema proyek khusus. Mereka adalah Handiwirman Saputra, Riri Riza, Sunaryo, Teguh Ostenrik dan Piramida Gerilya (proyek kolaborasi antara Indieguerillas dengan Singgih S. Kartono).

Art Jog 2019 akan berlangsung 25 Juli – 25 Agustus 2019 di Kompleks Jogja National Museum, Jalan Ki Amri Yahya No 1, Gampingan-Yogyakarta. Selain pameran seni rupa, selama sebulan Art Jog 2019 menyediakan merchandise booth, serta panggung pertunjukan setiap harinya.

 

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home