Google+
Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 11:04 WIB | Selasa, 05 September 2017

Pasangan Kerajaan Inggris Songsong Anak Ketiga

Ilustrasi. Pangeran William dan Kate Middleton saat muncul bersama buah hati mereka bayi berjenis kelamin perempuan, yang merupakan anak kedua, di halaman Rumah Sakit St Mary, London, Inggris, 2 Mei 2015. (REUTERS/Suzanne Plunkett).

LONDON, SATUHARAPAN.COM – Penerus takhta kedua kerajaan Inggris, Pangeran William, dan istrinya, Catherine atau Kate, tengah mengharapkan anak ketiga.

Pernyataan itu dikeluarkan Kensington Palace, kediaman resmi Pangeran William dan istrinya, pada Senin (4/9).

Pasangan yang bergelar Duke dan Duchess of Cambridge tersebut telah mempunyai seorang putra, George, 4 tahun, dan seorang putri, Charlotte, yang berusia 2 tahun.

Pangeran William adalah cucu Ratu Elizabeth II dan putra pertama dari Pangeran Charles, penerus takhta kerajaan Inggris.

Ratu Elizabeth II dan keluarga dari kedua pihak dilaporkan “senang mendengar kabar itu”.

Seperti pada dua masa kehamilan sebelumnya, Duchess of Cambridge, 35, mengalami gangguan yang dikenal dengan sebutan hyperemesis gravidarum, atau mual dan muntah parah saat hamil.

Semula ia dijadwalkan melakukan kunjungan ke pusat anak-anak dan keluarga Hornsey Road Children's Centre di London pada Senin (4/9), namum rencana itu sudah dibatalkan.

Untuk sementara Catherine dirawat di Kensington Palace, sebagaimana disebutkan dalam pernyataan resmi.

Ketika mengandung dua kali sebelumnya, pasangan kerajaan itu terpaksa mengumumkan kehamilan sebelum usia kehamilan mencapai 12 minggu karena Catherine atau Kate mengalami gangguan hyperemesis gravidarum sehingga tidak mampu menjalankan tugas-tugasnya sebagai anggota keluarga kerajaan.

Kehamilan pertamanya diumumkan ketika usia kandungannya baru beberapa minggu setelah ia dirawat di rumah sakit pada Desember 2012. Sedangkan untuk yang kedua, diumumkan pada September 2014 ketika ia dirawat di istana karena gangguan mual dan muntah parah.

Hyperemesis gravidarum rata-rata terjadi pada satu di antara 200 kehamilan yang menyebabkan mual dan muntah parah yang dapat menyebabkan dehidrasi. (bbc.com)

Editor : Sotyati

Back to Home