Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 05:41 WIB | Senin, 29 Juni 2015

Pasca Kemenangan Beruntun AJC, Manajer Harap Pebulu Tangkis Main Lepas

Ilustrasi: salah satu andalan tunggal putri bulu tangkis usia junior Indonesia, Ruselli Hartawan pada Minggu (28/6) di CPB Badminton Training Center, Bangkok, Thailand. (Foto: badmintonindonesia.org).

BANGKOK, SATUHARAPAN.COM – Tim bulu tangkis Indonesia usia junior yang berlaga  di babak penyisihan nomor beregu grup D Asia Junior Championships 2015 meraih hasil gemilang dengan mengandaskan Filipina dengan skor 4-1 dan Turkmenistan dengan skor 5-0, namun manajer bulu tangkis Indonesia, Umar Djaidi berharap saat pertandingan berikutnya melawan India para pebulu tangkis dapat bermain lebih lepas sehingga tidak ada poin yang terbuang.

“Sebenarnya peluang menang (lawan Filipina dengan skor) 5-0 itu ada. Ternyata di ganda putri harus meleset(kalah). Saya lihat mereka agak tegang di lapangan. Pasangan Filipina juga kan tidak jelek, sebaliknya Nisak Puji Lestari /Rika Rositawati (ganda putri Indonesia) agak goyang di lapangan. Mudah-mudahan nanti lawan India mereka bisa main lepas,” kata Umar Djaidi, manajer tim Indonesia setelah mengevaluasi dua pertandingan yang dilalui Indonesia pada Minggu (28/6) di CPB Badminton Training Center, Bangkok, Thailand.

Indonesia akan berhadapan dengan India di pertandingan  babak penyisihan grup D berikutnya, pada Senin (29/6),  

Umar mengakui meski berhasil menang, sebenarnya skor 4-1 meleset dari target awal untuk menyapu bersih.

Kepuasan Umar berbeda dengan saat Indonesia menggasak Turkmenistan 5-0, pada partai yang berlangsung beberapa jam sebelumnya. “Sesuai prediksi kami bisa menang mudah dari Turkmenistan. Anak-anak belum mengalami kesulitan berarti,” kata Umar Djaidi, manajer tim Indonesia, ditemui usai pertandingan.

Saat melawan Filipina, poin pertama Indonesia diperoleh dari pasangan ganda putra. Andhika Ramadiansyah/Muhammad Reza Pahlevi yang berhadapan dengan Alvin Morada/Christian Bernardo berhasil menang rubber set, 21-17, 19-21 dan 21-12.

Selanjutnya giliran Ruselli Hartawan di partai kedua, yang berhasil menang mudah atas Barredo Sarah Joy. Dalam waktu 21 menit, Ruselli menang 21-7 dan 21-9.

Tampil sebagai penentu kemenangan, ada atlet tunggal putra, Enzi Shafira yang menang 21-5 dan 21-12. Menang mudah di set pertama, Enzi sempat dipaksa ketat di awal set kedua. Namun beruntung Enzi kemudian bisa mengatasi lawannya dan memetik kemenangan straight set.

Sayang partai keempat yang menurunkan pasangan ganda putri Nisak Puji Lestari/Rika Rositawati, tak berhasil menyumbang poin. Nisak/Rika kalah rubber set dari Leonardo lyssa Ysabel/Pomar Thea Marie, 21-15, 18-21 dan 15-21.

Duet ganda campuran antara Andhika Ramadiansyah/Apriani Rahayu akhirnya menjadi pelengkap kemenangan. Andhika/Apriani menang 21-15 dan 21-13 dari pasangan Chritian Bernardo/Inlayo Eleanor Christine.

Indonesia Gasak Turkmenistan

Indonesia sukses menang telak atas lawan pertamanya dengan menang 5-0 atas Turkmenistan.  Para atlet yang diturunkan kali ini memang tak mengalami kesulitan melawan junior-junior asal Turkmenistan tersebut, karena para pebulu tangkis Indonesia  mampu menyelesaikan setiap pertandingan kurang dari 30 menit.  

Kemenangan pertama diberikan oleh pasangan ganda campuran, Beno Drjata/Yulfira Barkah, dengan 21-2 dan 21-2 atas Klychkova Alina/Atliyev Kemal. Selanjutnya, baik Firman Abdul Kholik, Gregoria Mariska dan Fachriza Abimanyu/Muhammad Reza Pahlevi juga sama-sama berhasil menang mudah.

Hasil telak kemudian disempurnakan oleh pasangan ganda putri Jauza Fadhila Sugiarto/Apriani Rahayu yang menang 21-2 dan 21-1 dari Klychkova Alina/Sarkisyan Yana. (badmintonindonesia.org).

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home