Loading...
DUNIA
Penulis: Francisca Christy Rosana 10:05 WIB | Jumat, 31 Oktober 2014

Pasukan Peshmerga di Irak Memasuki Kobane

Pasukan Turki mencoba menghalau arus pengungsi Suriah masuk Turki. (Foto: Dok satuharapan.com/bbc.com)

KOBANE, SATUHARAPAN.COM – Sepuluh pasukan Peshmerga yang berada di Irak telah melintasi Turki dan memasuki Kobane pada Kamis (30/10) untuk mempersiapkan jalan bagi puluhan lainnya untuk memperkuat pembela kota itu.

Peshmerga adalah pasukan pejuang Kurdi yang sudah dikenal keberadaannya sejak 1920, terdiri atas angkatan bersenjata yang berjuang menjamin keamanan serta memperjuangkan hak etnisnya.  

Anggota Peshmerga Sersan Ahmead Mohammad berkata, "Kami bersedia membela orang Kurdi di mana saja itu diperlukan."

Kedatangan pertama Peshmerga terjadi sehari setelah kelompok pemberontak Arab Suriah memasuki kota untuk melawan militan Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS), dibantu oleh serangan udara koalisi Amerika Serikat. Kelompok pertama pasukan Peshmerga sebelumnya telah memasuki Kobane pada siang hari waktu setempat.  

Sementara itu, ribuan warga Kobane telah melarikan diri ke Turki untuk menghindari pertempuran. Meryem Kobane, komandan Unit Perlindungan Rakyat Kurdi Suriah (YPG) mengatakan, "Pasukan Peshmerga nantinya diposisikan sesuai dengan kebutuhan."

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Chuck Hagel mengakui pada Kamis (30/10) serangan udara terhadap gerilyawan NIIS dapat menguntungkan Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang juga dianggap ancaman bagi mereka. Namun, Hagel menegaskan bahwa memukul mundur Assad dari jabatannya tetap menjadi tujuan Amerika Serikat.

Aktivis mengatakan pertempuran Kobane sejauh ini telah menyebabkan 800 orang tewas dan 200.000 orang lainnya mengungsi melintasi perbatasan Turki. (bbc.com)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home