Google+
Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 17:34 WIB | Minggu, 13 Januari 2019

Paus Fransiskus Kunjungi Biara Kuno Poor Clare di Italia

Paus Fransiskus melakukan kunjungan pribadi ke sebuah komunitas biarawati Poor Clare, 11 Januari 2019, biara Santa Maria di Vallegloria di Spello, sekitar 100 mil utara Roma, untuk menyemangati para suster dan berbagi doa. Paus juga merayakan Ekaristi dan makan bersama mereka, serta dihadiri juga Uskup Gualtiero Sigismondi dari Foligno, Italia. (Foto: CNS/cruxnow.com)

UMBRIA, SATUHARAPAN.COM - Paus Fransiskus telah melakukan perjalanan ke sebuah biara kuno di Italia tengah yang menampung para biarawati yang hidup dalam komunitas tertutup.

Biara "Poor Clares" di kota wilayah Umbria, Spello, berasal dari abad ke-14. Para susternya menjadi anggota ordo yang didirikan oleh St. Clara, pengikut Santo Fransiskus dari Assisi ini.

Vatikan mengatakan sebuah mobil membawa Paus Fransiskus dalam perjalanan dua jam menuju biara, Jumat (11/1), sehingga ia dapat memberikan dorongan bagi para biarawati dalam menjalani kehidupan kontemplatif mereka.

Dilaporkan bahwa Paus Fransiskus juga memimpin misa untuk para biarawati dan makan siang bersama mereka.

Selama pertemuan tahun 2016, paus secara pribadi memberikan perhatiannya pada Poor Clares - dan secara simbolis semua wanita kontemplatif beragama - dalam dokumennya Vultum Dei Quaerere (Mencari Wajah Tuhan), yang memperbarui aturan yang mengatur komunitas kontemplatif perempuan.

Biara Spello menurut sejarahnya pada tahun 560 didirikan oleh beberapa pengikut St Benediktus, kemudian komunitas ini dibentuk kembali pada tahun 1230 oleh dua murid Santa Clara dari Assisi.

Setelah gempa bumi besar pada tahun 1997, yang sangat merusak Gereja Santa Maria di Vallegloria dan biara, para suster menjaga biara mereka dengan tinggal di taman, di tenda, kemudian di rumah portabel. Gereja dan biara dibuka kembali pada tahun 2011.

Paus Fransiskus kerap menyelinap keluar dari Vatikan pada hari Jumat, untuk bertemu dengan orang miskin atau sakit, sebuah tradisi yang ia mulai selama "Tahun Suci Kerahiman Allah (Jubilee of Mercy)". Namun, biasanya Paus tetap berada tidak jauh dari rumah kediamannya di Roma.  (cruxnow.com/VOA)

 

Editor : Melki Pangaribuan

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home