Loading...
INDONESIA
Penulis: Martahan Lumban Gaol 16:25 WIB | Jumat, 04 September 2015

PDIP: Pemutasian Buwas Disambut Baik Mafia Istana

Anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP Masinton Pasaribu (kanan) dan Dwi Ria Latifah (kiri) memberi keterangan kepada wartawan di ruang Fraksi PDIP, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (2/9). Fraksi PDIP menolak rencana pencopotan Komjen Pol Budi Waseso dari Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri. (Foto: Antara/M Agung Rajasa)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesai (PDI) Perjuangan, Risa Mariska, mengatakan pemutasian Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Budi Waseso dari Kepala Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Bareskrim Mabes Polri) menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), pada hari Jumat (4/9), disambut baik mafia di lingkaran Istana Presiden.

“Pemutasian Komjen Polisi Budi Waseso dari Kepala Bareskrim Mabes Polri) menjadi Kepala BNN tentu disambut baik oleh orang yang merasa terganggu oleh kinerjanya, khususnya oleh mafia di lingkaran Istana Kepresidenan,” kata Risa dalam siaran pers yang diterima satuharapan.com, di Jakarta, Jumat (4/9).

Menurut dia, kinerja Bareskrim Mabes Polri di bawah komando Komjen Polisi Budi Waseso yang kian meroket seharusnya mendapat apresiasi. Selain itu, apa yang telah dilakukan oleh Komjen Polisi Budi Waseso juga merupakan bentuk loyalitas kepada Presiden.

“Karena, segala hal yang berkaitan dengan kinerja kepolisian, baik dalam kasus besar maupun kecil, tentu akan dilaporkan kepada Presiden,” ucap Risa.

Oleh karena itu, kata dia, apa yang saat ini tengah menjadi perdebatan, terkait kegaduhan atas penggeledahan di Kantor Pelindo II, seharusnya tidak perlu direspons reaktif oleh Presiden Jokowi. Sebab, seyogianya Presiden telah mengetahui setiap proses hukum yang akan dilakukan Kepala Bareskrim. “Presiden sebagai pimpinan tertinggi seharusnya tidak mengintervensi proses hukum yang berjalan,” tutur Risa.

Komjen Polisi Budi Waseso dimutasikan dari jabatan Kepala Bareskrim Polri menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) menggantikan Komjen Polisi Anang Iskandar.

Hal ini tertera dalam Telegram Rahasia (TR) Nomor ST/1847/IX/2015 tertanggal 3 September 2015. Sementara itu posisi Kabareskrim yang baru diisi oleh Anang Iskandar.

Sedangkan posisi Wakabareskrim yang baru akan dijabat oleh Irjen Syahrul Mamma yang sebelumnya menjabat sebagai perwira tinggi SSDM yang ditugaskan di Departemen Koordinasi Keamanan Nasional Kemenkopolhukam.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home