Google+
Loading...
HAM
Penulis: Sabar Subekti 23:19 WIB | Selasa, 10 Maret 2020

Pelapor HAM PBB Minta Iran Bebaskan Tahanan Politik

JENEWA, SATUHARAPAN.COM-Pelapor Khusus PBB (Perserikatan Bangsa-bangsa) untuk Hak Asasi Manusia di Iran mengatakan bahwa pihaknya telah meminta negara itu untuk membebaskan semua tahanan sementara. "Tidak menguntungkan dan mengganggu" untuk memiliki tahanan politik di tengah wabah menyebarnya virus corona.

"Sejumlah orang dengan kewarga-negaraan ganda dan warga negara asing menghadapi risiko nyata, walaupun mereka belum... mendapatkannya (terinfeksi virus corona). Mereka benar-benar takut dengan kondisi yang dihadapinya," kata, pelapor PBB itu, Javaid Rehman, kepada wartawan di Jenewa, Swiss.

"Hal ini juga membuat kekhawatiran saya, dan karena itu saya merekomendasikan negara Republik Islam Iran untuk membebaskan semua tahanan dengan pembebasan sementara...," katanya, dikutip Reuters.

Wabah virus COVID-19 di Iran telah membunuh 291 orang hingga hari Selasa (10/3), dan 8.042 dilaporkan telah terinfeksi, menurut data resmi dari pemerintah Iran.

Virus ini juga telah menginfeksi dan membunuh beberapa pejabat pemerintah dan militer serta tokoh agama di negara itu.

Editor : Sabar Subekti

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home