Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 10:01 WIB | Jumat, 27 November 2015

Pemerintah Mulai Siapkan Kuota Impor 2016

Ilustrasi. Garam lokal yang dipamerkan di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan. (Foto: Diah A.R)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pemerintah akan memanggil beberapa asosiasi untuk menyusun kebutuhan impor berbagai komoditas sepanjang tahun 2016 khususnya untuk sektor yang mendukung industri.

"Kita baru memulai proses perencanaan, untuk semua kuota impor tahun 2016," kata Menteri Perdagangan Thomas Lembong, setelah melakukan Rapat Kerja dengan DPR RI di Jakarta, Kamis (26/11).

“Dalam beberapa minggu ini akan kita panggil asosiasi-asosiasi, mulai dari ternak sapi, pakan ternak sampai industri yang membutuhkan (impor) garam untuk mengkaji perencanaan tahun 2016.

Dia mengatakan, pada Desember 2015, akan ditentukan kuota tahunan untuk berbagai kebutuhan impor untuk mendukung industri dalam negeri dengan melakukan beberapa tahapan.

Skema Baru Impor

Pria yang akrab disapa Tom itu mengatakan akan menggunakan skema baru dalam menentukan kuota impor, yaitu secara tahunan bukan lagi per enam atau tiga bulan seperti yang dilakukan selama ini. Izin tersebut nantinya akan dikeluarkan di akhir atau awal tahun.

"Waktu itu, dalam Rakor sudah disepakati, nanti sistem kuota tahunan untuk semua komoditas, termasuk gula," ujar Tom.

Khusus untuk gula, alokasi impor gula mentah atau raw sugar sebanyak 3,22 juta ton, di mana angka tersebut naik sebesar lima persen dikarenakan kebutuhan industri makanan minuman untuk gula rafinasi mengalami rata-rata pertumbuhan di atas delapan persen per tahunnya.

Perkiraan kebutuhan gula rafinasi tahun 2016, diambil angka pertumbuhan moderat sebesar lima persen dari kebutuhan tahun 2015 yang sebesar 2,89 juta ton. Sehingga, kebutuhan gula rafinasi tahun 2016 sebesar 3,03 juta ton atau setara dengan 3,22 ton gula mentah.

Pada 2015, izin impor gula mentah sebesar 3,10 juta ton, dengan realisasi baru sebesar 2,64 juta ton. Sementara untuk industri MSG, izin yang dikeluarkan sebanyak 451.000 ton, dengan realisasi baru sebesar 316.000 ton, dan untuk industri makanan minuman izin dikeluarkan sebanyak 20 ton dengan realisasi tercatat sebesar 10 ton. (Ant)

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home