Google+
Loading...
LAYANAN PUBLIK
Penulis: Tunggul Tauladan 16:49 WIB | Rabu, 24 September 2014

Penataan Kabel Semrawut di Tugu Jogja Perlu Dana Rp 8 Miliar

Kabel listrik yang malang melintang di Tugu Pal Putih, Yogyakarta. Keberadaan kabel yang semawut ini akan mulai ditata oleh Pemda DIY mulai Oktober tahun ini. (Foto: Tunggul Tauladan)

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Pemerintah Daerah Provinsi Daerah istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) mengalokasikan dana sebesar Rp 8,13 miliar untuk menata kabel yang melintang di kawasan Tugu Pal Putih (Tugu Jogja). Proyek penataan kabel tersebut kini masuk dalam proses lelang melalui Unit Layanan Pengadaan (ULP) Provinsi DIY.

“Anggaran penataan kabel semrawut di Tugu berasal dari Dana Keistimewaan (Danais). Kini proyek tersebut masuk dalam proses lelang. Menurut rencana pada pertengahan Oktober, proyek tersebut akan mulai digarap. Harapannya, pada akhir tahun, proyek tersebut telah selesai,” demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY , Rani Sjamjinarsi pada Rabu (24/9).

Rani menambahkan, secara bertahap penataan kabel juga akan menyasar wilayah kawasan Malioboro hingga Alun-alun Utara. Namun untuk tahap pertama ini, wilayah yang ditata adalah kawasan Tugu Pal Putih hingga radius 100 meter dari Tugu.

“Penataan kabel pada proyek perdana ini menyasar sekitar Tugu hingga radius 100 meter. Pada tahun berikutnya, proyek akan diteruskan ke arah selatan hingga menyasar wilayah Malioboro dan Alun-alun Utara. Proyek penataan kabel yang ada di Malioboro butuh perencanaan yang matang karena biaya proyek tersebut mahal,” jelas Rani.

Proyek penataan kabel tersebut dipastikan tidak akan mengganggu para pengguna jalan. Pasalnya, dalam prakteknya, kabel-kabel tersebut akan ditata dengan cara membuat jaringan khusus di bawah tanah, atau yang dikenal dengan sistem jacking, namun tidak menciptakan galian terbuka. Jaringan khusus di bawah tanah tersebut akan menjadi jalur kabel listrik, kabel telepon, dan pipa saluran air bersih. 

Editor : Bayu Probo

Back to Home