Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 09:47 WIB | Minggu, 27 Agustus 2017

Penggalangan Dana "Malam Membiru Brightsize" Menuju Tur Eropa

Ilustrasi poster konser penggalangan dana " Malam Membiru Brightsize" oleh Brightsize Trio di Bale Banjar Sangkring Sangkring Jalan Nitiprayan No 88, Ngestiharjo, Kasihan - Bantul, Selasa (29/8) malam.. (Foto-foto: Brightsize Trio)

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Kelompok musik beraliran blues asal Yogyakarta Brightsize Trio (BST), Selasa (29/8) akan menggelar konser bersama beberapa kelompok musik diantaranya Black Stocking, Ikhlas experience, JB Blues, di Bale Banjar Sangkring Jalan Nitiprayan No 88, Ngestiharjo, Kasihan - Bantul.

Selama perhelatan akan dilelang karya dari beberapa seniman-perupa Yogyakarta diantaranya Samuel Indratma dan hasil pelelangan akan disumbangkan untuk membiayai perjalanan BST dalam tour Eropa di tiga negara  selama bulan September 2017.

"Rencananya BST berangkat tanggal 6 September. Sambil menunggu keberangkatan, kita menggelar konser perpisahan mohon doa sekaligus penggalangan dana." kata drummer BST Endy Barqah saat ditemui satuharapan dalam peluncuran buku kumpulan puisi Annisa Hertami di Pendhapa art space, Jumat (25/8) malam.

Diakui Endy ada kekurangan dana yang harus dicarikan tambahan. Beruntung mereka mendapat sambutan dari beberapa seniman-perupa Yogyakarta yang mendonasikan beberapa karyanya untuk dilelang. Tawaran tersebut direspon oleh BST dengan menggelar konser "Malam Membiru Brightsize" Selasa (29/8) malam.

Pada bulan September 2017, BST mendapat tiga undangan mengikuti festival di tiga negara yakni di Berlin-Jerman (10/9), Madrid-Spanyol (18/9) serta festival Melkweg di Amsterdam- Belanda (23/9).

"Mereka mengundang kita karena tertarik dengan lagu-lagu blues BST yang berbahasa Indonesia dan mereka menganggap itu hal yang baru. Dalam festival tersebut, seluruh lagu yang dibawakan BST berbahasa Indonesia. Selain itu, sebenarnya kami mencoba eksperimen dengan menggunakan perkusi tradisional. Dalam latihan saya mencoba memasukkan unsur Gendang Batak serta perkusi nusantara lainnya, tapi tidak memungkinkan untuk dibawa ke tur Eropa karena keterbatasan dana yang ada." kata Endy.

Sebagai sebuah tur yang bisa dikatakan merupakan sebuah lawatan budaya, adakah yang berkenan merentangkan tangan? Dari konser "Malam Membiru Brightsize" BST mencoba mengabarkan kepada dunia: tentang Indonesia dan bahasanya.

 

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
7 Dasawarsa BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home