Loading...
DUNIA
Penulis: Prasasta Widiadi 21:53 WIB | Jumat, 03 Juli 2015

Penyelidikan Prancis Temukan Penyebab Kecelakaan Air Algerie

Ilustrasi: Air Algerie MD-83 dengan 116 penumpang dan awak yang terbang dari Burkina Faso dan jatuh di di utara Mali telah ditemukan. (Foto ilustrasi: Kevin Cleyhans/AP/cbc.ca)

PARIS, SATUHARAPAN.COM – Sebuah penyelidikan yudisial Prancis menemukan serangkaian kesalahan yang menyebabkan maskapai Air Algerie mengalami kecelakaan di gurun Mali pada tahun lalu dengan 116 orang di dalamnya.

Menurut harian Prancis Le Figaro, Kamis (2/7) seperti tertuang di Antara, menyebut dua hakim yang sedang menyelidiki kecelakaan itu menemukan “kegagalan dalam mengaktifkan sistem perlindungan es” menjadi penyebab utama kecelakaan itu, lapor harian Prancis itu di situsnya.

Otoritas penerbangan sipil Prancis BEA pada April 2015 mengatakan bahwa 83 pesawat McDonnell Douglas mengalami masalah setelah kru tidak mengaktifkan sistem tersebut, menyebabkan kegagalan di beberapa sensor tertentu.

Namun penyelidikan yudisial juga menemukan beberapa faktor lain yang menyebabkan kecelakaan Pesawat AH5017 di mali, setengah jam menjelang perjalanannya dari ibu kota Burkina Faso Ouagadougou ke Aljir. Situasi tersebut diperparah ketika pilot berusaha mencapai ketinggian dengan menarik kembali tuas kontrol.

Sistem simulator penerbangan yang digunakan untuk melatih kru juga tidak sama dengan pesawat yang sebenarnya, sementara sang pilot tidak berpengalaman melakukan penerbangan dalam kondisi meteorologi tertentu di Afrika, tambah surat kabar itu, mengutip penyelidikan yudisial. (Ant).

Baca Juga:

Pesawat Aljazair Hilang Kontak di Burkina Faso

 

 

Ikuti berita kami di Facebook

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home