Google+
Loading...
FOTO
Penulis: Reporter Satuharapan 11:57 WIB | Senin, 01 Januari 2018

Perayaan Tahun Baru 2018 di Seluruh Dunia

Perayaan Tahun Baru 2018 di Seluruh Dunia
Kembang api menerangi Jembatan Pelabuhan Sydney dan Opera House Sydney pada perayaan tahun baru di Sydney Harbour, Australia, 1 Januari 2018.(Foto-foto: VOA)
Perayaan Tahun Baru 2018 di Seluruh Dunia
Perayaan Tahun Baru 2018 di Beijing, Tiongkok, tidak semeriah perayaan Tahun Baru Imlek.
Perayaan Tahun Baru 2018 di Seluruh Dunia
Moskow mempersiapkan pesta kembang api dan acara-acara di luar ruangan, meskipun cuaca tidak bersahabat.
Perayaan Tahun Baru 2018 di Seluruh Dunia
Suasana pesta kembang api malam tahun baru 2018 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (1/1/2018). Perayaan pergantian tahun di Ibu Kota diisi dengan pesta kembang api dan kegiatan Car Free Night. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

SYDNEY, SATUHARAPAN.COM - Kembang api menerangi langit di atas Pelabuhan Sydney, mengawali perayaan Tahun Baru di kota itu. Tampilan kembang api sangat besar, termasuk cahaya lampu berwarna pelangi tampak di atas jembatan pelabuhan itu untuk merayakan undang-undang yang melegalkan perkawinan gay, yang diloloskan baru-baru ini di Australia.

Lebih dari satu juta orang diharapkan akan berkumpul untuk menyaksikan perayaan tersebut. Keamanan sangat ketat, tetapi para pejabat mengatakan tidak ada peringatan khusus.

Pejabat-pejabat di kota Sydney mengatakan acara itu akan menghasilkan sekitar 170 juta dolar untuk kota itu dan publisitas yang ternilai harganya. Hampir setengah dari yang datang adalah wisatawan.

Rayakan Tahun Baru di Jalan dan Pantai

Puluhan ribu warga Selandia Baru turun ke jalan dan pantai, untuk menyambut pergantian ke tahun 2018.

Tepat saat pergantian tahun di belahan bumi bagian selatan ini terjadi, kembang api mewarnai pusat kota dan pelabuhan, dan para penonton bernyanyi, saling berpelukan, menari dan berciuman

Di Auckland, kota terbesar di Selandia Baru, puluhan ribu orang berkumpul di sekitar Sky Tower ketika kembang api meledak di angkasa selama lima menit tanpa henti dari puncak gedung itu.

Tetapi di sekitar Pulau Waiheke, otorita berwenang membatalkan pesta kembang api yang direncanakan karena kondisi kekeringan dan sedikitnya pasokan air bagi petugas pemadam kebakaran.

Warga Uganda Berkumpul di Gereja-Gereja

Ribuan warga Uganda berkumpul di gereja-gereja di seluruh negara itu untuk menandai berakhirnya tahun 2017.

Beberapa acara di mana sejumlah pengkhotbah menyampaikan ramalan yang meragukan, menjadi pertunjukkan utama perayaan tahun baru. Presiden Uganda yang sudah berkuasa sejak lama, Yoweri Museveni, kadang meluangkan waktu tampil di gereja.

Meskipun demikian banyak warga di negara Afrika Timur itu yang lebih memilih untuk merayakan tahun baru di pantai yang ramai, yang terletak di tepi Danau Victoria, atau di aula-aula yang gelap di mana mereka bisa menyimak penampilan bintang musik pop yang tampil silih berganti.

Polisi mengingatkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk tidak membakar ban mobil dalam perayaan itu demi alasan keamanan. Membakar ban mobil merupakan aktivitas yang paling disukai warga, terutama yang tinggal di desa-desa, dan tidak mampu menggelar pertunjukkan kembang api.

Serukan Warga untuk Lebih Saling Memperhatikan

Sewaktu warga Rusia menghitung saat-saat terakhir sebelum memasuki tahun 2018 di setiap 11 zona waktu negara itu, Presiden Vladimir Putin menyerukan mereka untuk saling memperhatikan dan mendamaikan satu sama lain pada tahun baru ini.

“Ucapkan kata-kata yang paling disukai kepada satu sama lain, saling maafkan kesalahan dan hapuskan dendam, akui cinta, hangatkan dengan saling memberi perhatian,” ujar Putin dalam pesan yang disiarkan televisi beberapa saat sebelum tengah malam.

“Biarkan kepercayaan dan saling pengertian senantiasa menyertai kita,” tambahnya, sebagaimana dikutip kantor berita Rusia TASS setelah pernyataan itu disiarkan di Kamchatka, zona waktu paling timur di Rusia.

Moskow mempersiapkan pesta kembang api dan acara-acara di luar ruangan, meskipun cuaca tidak bersahabat. Ibu kota yang biasanya diselimuti salju pada puncak malam tahun baru, kini disapu hujan deras dan langit berwarna kelabu.

Penjagaan Ketat

Jerman merayakan Tahun Baru 2018 di bawah penjagaan sangat ketat oleh aparat keamanan, terutama setelah meluasnya kabar pelecehan seksual sejumlah perempuan di Cologne dua tahun lalu dan serangan teroris di pasar yang menjual kebutuhan Natal tahun lalu.

Polisi di Berlin menempatkan 1.600 petugas keamanan dan menegaskan bahwa tas dan ransel berukuran besar tidak diijinkan untuk dibawa ke “Party Mile” yang menuju ke Brandenburg Gate di mana ribuan orang merayakan pergantian tahun.

Polisi di Frankfurt memberlakukan pembatasan serupa di beberapa lokasi perayaan di sepanjang Main River, di pusat keuangan negara itu.

Dua tahun lalu perayaan Tahun Baru di Cologne diwarnai dengan aksi meraba-raba dan copet terhadap ratusan perempuan, yang dalam banyak kasus dilakukan oleh para migran. Seorang pencari suaka asal Tunisia Anis Amri pada 19 Desember 2016 menabrakkan truk yang dicurinya ke sebuah pasar yang menjual kebutuhan Natal di Berlin, menewaskan 19 orang.

Badai Dylan

Angin kencang menimbulkan masalah di Skotlandia, namun penyelenggara perayaan Tahun Baru berharap acara yang terkenal di Edinburg itu tidak terganggu.

Badai Dylan menghantam beberapa bagian Skotlandia dengan kecepatan hingga 80 mil per jam. Para peramal cuaca mengatakan puing-puing yang beterbangan mungkin menimbulkan korban luka-luka. Namun mereka belum memberi peringatan tentang angin kencang pada Minggu malam, dimana perayaan Hogmany direncanakan berlangsung. Pihak penyelenggara mengatakan perayaan di Edinburg itu tampaknya tidak akan dibatalkan.

Perayaan di Edinburg adalah salah satu yang paling terkenal di Inggris dan kerap menarik pengunjung dari berbagai belahan dunia.

Tak Semeriah Perayaan Imlek

Mereka yang berani menantang suhu dingin di Beijing merayakan pergantian tahun di sebuah menara di Yongdingmen Gate, yang dibangun kembali untuk menggambarkan gerbang pada era dinasti Ming, di ujung selatan pusat kota itu.

Lonceng-lonceng akan dibunyikan dan doa-doa dipanjatkan di kuil-kuil di Beijing, tetapi perayaan Tahun Baru kalender Gregorian ini biasanya tidak semeriah Tahun Baru Imlek atau Festival Musim Semi, saat di mana perayaan sesungguhnya dalam bentuk pesta kembang api dan reuni keluarga berlangsung.

Otorita di seluruh Tiongkok juga sangat waspada akan kemungkinan terjadinya serangan teror atau insiden terinjak-injak di acara publik yang sangat besar. Polisi di pusat kota Zhengzhou menempatkan 3.500 petugas di seluruh kota itu ketika warga berkumpul untuk menyaksikan pertunjukan cahaya dan budaya di lapangan.

Kantor berita Tiongkok Xinhua melaporkan Presiden Xi Jinping menyampaikan Selamat Tahun Baru kepada mitranya di Rusia, Presiden Vlamidir Putin, dengan mengatakan Tiongkok siap meningkatkan kerjasama antar kedua negara pada tahun 2018.

Di Amerika Serikat, para pejabat Kota New York mengumumkan mereka akan menggunakan penyaringan dua langkah, para penembak jitu, penutupan jalan-jalan dan anjing-anjing yang dilatih khusus untuk mengamankan Times Square ketika kira-kira 2 juta orang berkumpul menonton acara tahunan bola yang turun pada tengah malam. (VOA)

 

 

Editor : Melki Pangaribuan

Back to Home