Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Melki Pangaribuan 13:58 WIB | Minggu, 01 Desember 2019

Peringati Hari AIDS, Remaja Pamekasan Bagikan Bunga

Aksi bagi-bagi bunga dan brosur aktivis PMR Pamekasan di Hari AIDS Sedunia, Minggu (1/12/2019). (Foto: Antara)

PAMEKASAN, SATUHARAPAN.COM - Palang Merah Remaja (PMR) dari SMA Negeri 1 Pamekasan, Jawa Timur, Minggu memperingati Hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember dengan membagi-bagikan bunga.

"Ada sekitar 200 bunga yang kami bagikan kali ini," kata Ketua PMR SMA Negeri 1 Pamekasan Erwin Budi Wijaya.

Aksi bagi-bagi bunga ini digelar para aktivis PMR di beberapa titik di sekitar area Monumen Arek Lancor, Pamekasan.

Selain membagi-bagikan bunga, para aktivis PMR juga membagikan brosur yang berisi penjelasan tentang HIV dan AIDS.

Dalam brosur itu dijelaskan bahwa HIV (Human Immunodefiency Virus) merupakan virus yang memperlemah kekebalan pada tubuh manusia.

Sedangkan AIDS (Acquired Immunodefiency Syndrome) merupakan sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia akibat infeksi virus HIV.

"Dan HIV/AIDS ini belum banyak dipahami oleh masyarakat dan oleh karena itu, kami memandang penting untuk menyampaikan sosialisasi melalui brosur seperti ini," katanya.

Selain itu, sambung Erwin, melalui penyebaran brosur ini, pihaknya juga ingin mengajak dan mengkampanyekan kepada masyarakat akan pentingnya menanamkan komitmen bersama guna memerangi jenis penyakit ini dengan tetap menyayangi penderitanya.

"Perangi penyakitnya, sayangi penderitanya,". Demikian pesan yang tertulis dalam brosur yang disebar oleh PMR SMA Negeri 1 Pamekasan itu.

Menurut Ketua PMR SMA Negeri 1 Pamekasan Erwin, pesan itu penting untuk disampaikan, karena penderita HIV/AIDS perlu diperhatikan, dan jangan sampai dikucilkan.

Pesan lain yang juga disampaikan dalam brosur itu tentang penyebab penularan HIV/AIDS, yakni melalui seks bebas, jarum suntik dan transfusi darah.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, jumlah warga yang diketahui positif menderita HIV/AIDS saat ini sebanyak 41 orang.

Jumlah penderita ini meningkat dibanding tahun 2018. Sebab, kala jtu, warga Pamekasan yang diketahui menderita HIV/AIDS sebanyak 33 orang.

Digelar di Area CFD

Sementara itu peringatan Hari HIV/AIDS sedunia digelar di area Car Free Day (CFD) yang ditandai dengan pembagian bunga mawar dan pelepasan balon ke udara dari para pemerhati kasus HIV/Aids.

"Semua pihak harus saling bergandengan tangan untuk mencegah dan menanggulangi kasus HIV/Aids di lapangan, tidak cukup dengan petugas kesehatan saja," kata Kepala Bidang P (P2P) HIV/Aids Sulsel dr Nurul disela kegiatan peringatan Hari HIV/Aids sedunia di Makassar, Minggu.

Menurut dia, sesuai tema peringatan kali ini "Bersama Masyarakat Meraih Sukses" menjadi acuan bagi semua pihak untuk bersama-sama membantu melakukan pencegahan dan penanggulangan kasus HIV/Aids.

Dari sisi akses layanan kesehatan untuk Orang dengan HIV/Aids (ODHA), diakui sudah semakin terbuka sehingga prevalensinya lebih menurun dibanding tahun 2018.

"Akses pelayanan yang disiapkan Dinas Kesehatan di kabupaten/kota sudah terbuka untuk mereka, termasuk terapi metadon ataupun   (ARV) itu mudah dijangkau," katanya mengutip pernyataan Kadis Kesehatan Sulsel Dr Bachtiar Baso yang berhalangan hadir.

"Penularan tidak akan selesai, kalau sumbernya tidak diobati," katanya.

Karena itu, lanjut dia, sinergitas sangat penting antara pemerintah, masyarakat dan LSM pemerhati kasus HIV/Aids. Apalagi disadari masyarakat dan LSM ini memiliki peran penting dalam melakukan pendekatan di lapangan.

Sementara peranan Dinas Kesehatan Sulsel telah melatih petugas puskemas dalam membantu pencegahan dan penanggulangan kasus HIV/Aids.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sulsel diketahui, kasus HIV/Aids di Sulsel hingga Oktober 2019 tercatat sebanyak 760 ribu kasus, sementara pada periode 2018 sebanyak 1.117 kasus.

Peringatan Hari HIV/Aids sedunia ini, selain pembagian bunga mawar pada para pejalan kaki yang memanfaatkan area CFD, juga komunitas dan LSM pemerhati kasus ini menggelar baca puisi dan pentas musik. (Ant)

 

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home