Google+
Loading...
RELIGI
Penulis: Sabar Subekti 07:37 WIB | Selasa, 30 Juni 2020

Pernyataan Bersama Gereja-gereja Menolak Aneksasi oleh Israel

(Foto ilustrasi: oikoumene.org)

JENEWA, SATUHARAPAN.COM-Dewan Gereja-gereja Sedunia (WCC), Komuni Sedunia Gereja-gereja Reformasi, Aliansi ACT dan Federasi Dunia Lutheran telah merilis "Pernyataan Ekumenis tentang Rencana Aneksasi Wilayah Palestina yang Diduduki."

Pernyataan itu mengungkapkan keprihatinan atas rencana aneksasi wilayah Palestina yang diduduki di Tepi Barat oleh Israel.

"Penambahan wilayah seperti itu merupakan pelanggaran langsung terhadap hukum internasional dan bertentangan dengan beberapa perjanjian internasional, resolusi Majelis Umum PBB dan Dewan Keamanan, pendapat Mahkamah Internasional 2004, dan Konvensi Jenewa Keempat tahun 1949," kata pernyataan itu.

“Kami mendesak komunitas internasional untuk mengambil tindakan segera untuk secara langsung menangani tindakan sepihak ini.”

Pernyataan itu mengakui bahwa krisis saat ini memiliki akar historis dan kompleks. "Kedamaian tidak pernah dapat dipaksakan secara sepihak; atau dicapai dengan cara-cara kekerasan," bunyi teks itu.

"Kami menawarkan solidaritas dan dukungan kami dengan pengertian bahwa Tuhan kehidupan memanggil kita ke dalam tindakan yang adil bagi semua yang tertindas."

Organisasi itu berjanji untuk melanjutkan doa dan advokasi aktif. "Kami menyerukan harapan yang teguh yang mengilhami tindakan daripada kepasifan," kata pernyataan itu. "Kami bertekad untuk terus bekerja demi perdamaian abadi dan sejati di Tanah Suci." (oikoumene.org)

Editor : Sabar Subekti

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
7 Dasawarsa BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home