Google+
Loading...
DUNIA
Penulis: Eben E. Siadari 17:28 WIB | Senin, 29 Februari 2016

PM Papua Nugini dan PM Solomon Bertemu Bahas Isu Papua

Perdana Menteri Papua Nugini, Peter O Neill (Foto: RNZI / Koro Vaka'uta)

PORT MORESBY, SATUHARAPAN.COM -Surat kabar Papua Nugin (PNG)i, National, melaporkan bahwa PM negara itu, Peter O Neill, mengatakan akan terus memelihara dialog dengan Indonesia dengan cara yang terhormat berkaitan dengan isu keselamatan dan keamanan atas rakyat Papua, yang ia istilahkan sebagai "saudara Melanesia kami."

Menurut laporan Radio New Zealand Inetrnasional (RNZI), O Neill bertemu dengan PM Solomon, Manasseh Sogavare, yang juga ketua Melanesian Spearhed Group (MSG) di Port Moresby, hari ini (29/2).  

Sogavare mengunjungi Port Moresby, ibukota PNG,  dalam rangka tur ke negara-negara anggota MSG mendiskusikan isu-isu yang berkembang di MSG, seperti kondisi hak asasi manusia di wilayah Papua. MSG adalah perhimpunan negara-negara di Pasifik Selatan, yang beranggotakan  empat negara Melanesia, Fiji, PNG, Solomon Islands dan Vanuatu. Selain itu turut pula bergabung dengan MSG yaitu Kanak and Socialist National Liberation Front of New Caledonia.

Pada bulan Jun 2015, Indonesia disahkan sebagai associate member, sedangkan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) berstatus sebagai observer.

O'Neill mengatakan bahwa ia akan mempertahankan dialog dengan Jakarta dalam cara yang "terhormat ... dengan fokus untuk membangun saling pengertian dalam kaitannya dengan keselamatan dan keamanan jutaan saudara-saudara Melanesia kami di sepanjang perbatasan."

Dia mengatakan Papua Nugini tetap menjadi pendukung kuat MSG yang berkantor pusat  di Vanuatu. Ia menegaskan bahwa pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan oleh kelompok sub regional itu tetap relevan bagi rakyat Melanesia.

Editor : Eben E. Siadari

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home