Loading...
DUNIA
Penulis: Sabar Subekti 11:58 WIB | Minggu, 24 Januari 2021

Polisi Belarusia Tangkap 100 Demontran

Petugas polisi menahan seorang pendukung oposisi dalam unjuk rasa untuk memprotes hasil pemilihan presiden Belarus di Minsk, pada 15 November 2020. (Foto: dok. AFP)

MINSK, SATUHARAPAN.COM-Polisi di Minsk, ibu kota Belarusia, menangkap sekitar 100 orang yang membentuk rantai manusia dalam demonstrasi yang meminta presiden otoriter untuk mundur.

Sebuah pernyataan polisi mengatakan rantai hingga 30 orang dibentuk di seluruh Minsk. Tidak disebutkan jumlah pasti orang yang ditahan.

Para pengunjuk rasa memegang bendera merah-putih yang merupakan simbol oposisi terhadap Presiden Alexander Lukashenko, dan meneriakkan "Pergi!"

Gelombang protes hampir setiap hari terjadi pada bulan Agustus setelah pemilihan presiden yang menurut para pejabat memberi Lukashenko masa jabatan keenam tetapi yang menurut penentangnya dimanipulasi.

Protes, beberapa di antaranya diikuti sekitar 100.000 orang atau lebih, adalah tantangan paling serius bagi Lukashenko, yang telah menekan oposisi dan mempertahankan ekonomi bergaya Uni Soviet sejak 1994.

Protes memudar saat cuaca musim dingin tiba, dan demonstrasi hari Sabtu adalah yang pertama di tahun 2021.

Menurut para pembela hak asasi manusia, lebih dari 30.000 orang telah ditahan sejak protes dimulai, dan ribuan dari mereka dipukuli secara brutal. (AP)

Editor : Sabar Subekti

BPK Penabur-Start Up
Zuri Hotel
Back to Home