Loading...
RELIGI
Penulis: Endang Saputra 13:33 WIB | Minggu, 28 Agustus 2016

Polisi Ledakkan Benda Diduga Bom di Gereja Katolik Medan

Polisi Ledakkan Benda Diduga Bom di Gereja Katolik Medan
Sejumlah jemaat berada di depan Gereja Katolik Stasi Santo Yosep pascaperistiwa teror bom di lokasi tersebut, Medan, Sumatra Utara, Minggu (28/8). Polisi menangkap satu orang laki-laki yang mencoba melakukan bom bunuh diri di dalam Gereja Katolik Stasi Santo Yosep. (Foto-foto: Antara/Irsan Mulyadi)
Polisi Ledakkan Benda Diduga Bom di Gereja Katolik Medan
Personel Brimob berjaga di halaman Gereja Katolik Stasi Santo Yosep pascaperistiwa teror bom di lokasi tersebut, Medan, Sumatra Utara, Minggu (28/8). Polisi menangkap satu orang laki-laki yang mencoba melakukan bom bunuh diri di dalam Gereja Katolik Stasi Santo Yosep.

MEDAN, SATUHARAPAN.COM – Pihak kepolisian meledakkan benda diduga bom yang ditemukan di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan dr Mansyur Medan, hari Minggu (28/8).

Peledakan tersebut dilakukan tim penjinak bahan peledak dari Satuan Brimob Polda Sumut yang turun ke lokasi setelah menerima informasi dari jemaat gereja.

Peledakan itu dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB di bagian belakang gereja. Bunyi ledakan tersebut cukup keras dan mengagetkan warga, termasuk sejumlah wartawan yang berada di bagian depan gereja.

Direktur Reskrim Umum Polda Sumut Kombes Pol Nur Falah mengatakan, yang diledakkan adalah benda yang berada dalam tas pelaku.

“Hanya satu saja," kata mantan Direktur Reskrim Umum Polda Aceh seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, seorang pemuda menyerang pastor di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep di Jalan dr Mansyur Medan dengan sebuah pisau sambil membawa tas yang diduga bom.

Namun, pelaku berisial IAH dan masih berusia 18 tahun itu berhasil diamankan jemaat gereja.

Teror bom bunuh diri tersebut menyebabkan pengkotbah di gereja itu yakni Pastor Albret S Pandingan mengalami luka ringan di bagian lengan kiri.

Keterangan dari beberapa saksi menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika Pastor Albert S Pandingan mau berkotbah di depan mimbar.

Namun, tiba-tiba seorang laki-laki yang diduga berinisial IAH menghampiri pastor tersebut sambil membawa sebuah bom rakitan dalam tas.

Laki-laki itu juga membawa sebilah pisau dan bermaksud menyerang pastor tersebut.

Beberapa jemaat gereja tersebut langsung menghubungi pihak kepolisian yang menurunkan tim penjinak bahan peledak dari Satuan Brimob Polda Sumut.

Selain mengamankan pelaku teror, pihak kepolisian juga melakukan sterilisasi di gereja tersebut melalui tim penjinak bahan peledak dari Satuan Brimob Polda Sumut.

Namun, hingga menjelang pukul 10.00 WIB, belum ada pejabat kepolisian yang memberikan keterangan mengenai peristiwa tersebut.

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home