Google+
Loading...
EKONOMI
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 19:07 WIB | Selasa, 24 Juni 2014

Posma Sariguna: Kesejahteraan Ekonomi Tergantung dari Pertahanan Nasional

Dr. Posma Sariguna J.K Hutasoit, seorang penggiat dalam Studi Ekonomi Pertahanan dan tim pemenangan Jokowi-JK. (Foto: Diah A.R)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Dr. Posma Sariguna J.K Hutasoit, seorang penggiat dalam Studi Ekonomi Pertahanan dan tim pemenangan Jokowi-JK menyatakan bahwa kesejahteraan ekonomi masyarakat juga bergantung dari pertahanan nasional.

“Untuk mensejahterakan rakyat, pertahanan kita harus kuat,” kata dia dalam konferensi pers yang digelar di Media Center JKW4P di Jakarta Pusat, Selasa (24/6).

“Jadi pertahanan dan perekonomian harus seiring. Sejak tahun 1998, negara-negara yang terkena krisis malah meningkatkan anggaran pertahanan mereka. Karena mereka sadar bahwa pertahanan dan perekonomian harus seiring. Perekonomian tanpa pertahanan menjadi perekonomian rapuh.”

Menurutnya, Jokowi ingin seluruh program-programnya di desa, pesisir dan perkotaan berjalan secara aman sehingga masyarakat dalam melaksanakan kegiatan ekonominya merasa aman dan nyaman dan tidak ada lagi penangkapan ikan secara ilegal dan pertambangan secara ilegal. Oleh karena itu, Jokowi, menurutnya ingin mengawal kemajuan ekonomi dengan pertahanan.

Sumbangan Gotong Royong

Terlepas dari pembahasan tentang ekonomi dan pertahanan nasional, Jokowi-JK dalam masa kampanyenya membuka rekening Sumbangan Gotong Royong. Rekening ini terdiri dari dua kategori yaitu perseorangan dan perusahaan.

“Hingga saat ini sumbangan gotong royong dalam rekening Jokowi-JK mencapai hingga Rp. 57.717.602.518,” kata Zuhairi Misrawi, koordinator Media Center JKW4P di Jakarta Pusat, Selasa (24/6).

Ada tiga rekening yang dibuka khusus untuk sumbangan gotong royong pemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla yaitu BRI dengan nomor rekening 122301000172309 atas nama Joko Widodo/Jusuf Kalla, Mandiri dengan nomor rekening 070000909096 atas nama Joko Widodo/Jusuf Kalla dan BCA dengan nomor rekening 5015500015 atas nama Joko Widodo/Jusuf Kalla.

Jumlah penyumbang perseorangan mencapai 49.588 orang dengan total Rp. 31.708.656.018 dan penyumabng dari perusahaan sejumlah tujuh perusahaan dengan total Rp. 26.008.946.500.  

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja

Back to Home