Loading...
INDONESIA
Penulis: Martahan Lumban Gaol 12:32 WIB | Minggu, 07 Februari 2016

Prabowo Tidak Takut jadi Pendekar Oposisi yang Jalan Sendiri

Capres Prabowo Subianto (tengah) bersama Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (kiri) dan Presiden PKS Anis Matta (kanan) mengepalkan tangan l dalam aksi mengecam serangan Israel ke Gaza, di Bundaran HI, Jakarta, hari Jumat, 11 Juli 2014. Pada aksi tersebut mereka menuntut agar pemerintah Indonesia berperan aktif dalam pengupayakan perdamaian di Jalur Gaza dan juga untuk kemerdekaan Palestina. (Foto: Dok. satuharapan.com/Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Satu per satu partai politik yang menyatakan diri sebagai oposisi mulai meninggalkan Koalisi Merah Putih (KMP).  Setelah Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Golongan Karya (Golkar) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), ikut mendeklarasikan dukungannya pada Pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla.

Satu lagi personel KMP, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), pun mulai dicurigai akan merapatkan dukungannya pada Pemerintahan Jokowi-JK. Meskipun, saat menemui Presiden Jokowi pada tanggal 21 Desember 2015 lalu, Presiden PKS, Sohibul Iman, menyatakan PKS tetap menjadi oposisi loyal, namun sejumlah pengamat menilai pertemuan tersebut merupakan langkah awal komunikasi politik PKS untuk mendukung Pemerintahan Jokowi-JK.

Kecurigaan PKS akan merapatkan dukungan ke Pemerintahan Jokowi-JK semakin bertambah kala kursi Fahri Hamzah sebagai pemimpin DPR mulai digoyang koleganya. Bahkan, sosok yang ditunjuk sebagai Sekretaris Harian KMP itu pernah menyatakan partainya mulai tidak sejalan dengan gabungan partai politik yang dideklarasikan pada tanggal 14 Juli 2014 lalu di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

Bila langkah PKS mendukung Pemerintahan Jokowi-JK menjadi kenyataan, artinya tidak ada lagi KMP, karena hanya menyisakan satu personel di parlemen pusat, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang dibesut oleh Calon Presiden Republik Indonesia 2014, Prabowo Subianto.

Meski begitu, Partai Gerindra tampaknya akan tetap setia menjalankan fungsi KMP sebagai oposisi pemerintah. Dengan tegas, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, mengajak kadernya tidak takut berjuang sendiri. Menurutnya, demi rakyat Indonesia, seorang pendekar tidak boleh takut.

“Walaupun akhirnya kita sendiri, kita harus semangat. Jangan takut berjuang untuk rakyat. Pendekar tidak takut berjalan sendiri,” kata Prabowo dalam akun Twitter-nya, @prabowo, hari Sabtu (6/2).

Prabowo pun mengaku menghormati keputusan politik yang diambil para koleganya di KMP. Menurutnya, perbedaan pilihan politik Partai Gerindra adalah demi kebaikan bangsa.

“Kami hormati pendirian politik, kita hormati pilihan politik kawan-kawan kita. Jadi, saya tidak mau mempermasalahkan. Ada yang mau masuk pemerintah, ada yang tidak mau masuk pemerintah, tidak ada masalah," ujar Prabowo. 

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home