Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Reporter Satuharapan 10:35 WIB | Senin, 10 September 2018

Proyek Pengumpulan Sampah Plastik di Laut Diluncurkan

Proyek The Ocean Cleanup meluncurkan aksi mengumpulkan sampah plastik yang mengapung di “Kawasan Sampah Besar Pasifik” antara California dan Hawaii.(Foto: CNBC.com)

SAN FRANCISCO, SATUHARAPAN.COM – Para ahli teknik meluncurkan sebuah alat untuk membersihkan sampah plastik dalam jumlah besar yang mengapung di tengah Samudera Pasifik.

Sebuah kapal yang menderek alat sepanjang 600 meter tersebut mulai berlayar dari San Francisco, Amerika Serikat, pada hari Sabtu (8/9/2018).

Alat pembersih itu diciptakan oleh The Ocean Cleanup, sebuah organisasi nirlaba yang berbasis di Belanda. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan sampah plastik yang mengapung di apa yang disebut sebagai “Kawasan Sampah Besar Pasifik” antara California dan Hawaii.

Organisasi itu mengatakan sekitar 79.000 ton sampah plastik mengapung di kawasan seluas 1,6 juta kilometer persegi, yaitu empat kali besar Jepang. Dikatakan pula, dari analisis sampah plastik yang dikumpulkan pada saat percobaan, menunjukkan sekitar 30 persen seluruh sampah itu tampaknya berasal dari Jepang.

Proyek itu diadakan karena terdapat kekhawatiran yang meningkat mengenai dampak yang mungkin terjadi terhadap ekosistem akibat sampah plastik laut.

CEO Ocean Cleanup, Boyan Slat, mengatakan penting untuk mengumpulkan sampah plastik sebelum terurai menjadi bagian-bagian kecil yang disebut mikroplastik. Ia juga berharap dapat membawa kloter pertama sampah plastik kembali ke San Francisco dalam enam bulan. (nhk.or.jp)

Editor : Sotyati

UKRIDA
Zuri Hotel
Back to Home