Loading...
INDONESIA
Penulis: Endang Saputra 13:29 WIB | Rabu, 10 Februari 2016

Relawan Minta Jokowi Tertibkan Rangkap Jabatan di Lingkungan BUMN

Sejumlah warga yang tergabung dalam barisan relawan Jokowi presiden (Bara JP) bergoyang bersama saat aksi dukungan terhadap pasangan Jokowi-JK di Bundaraan HI, Jakarta, Minggu (8/6). Aksi tersebut merupakan bentuk ajakan dan dukungan masyarakat kepada pasangan Jokowi-JK agar terpilih pada Pemilihan Umum Presiden 9 Juli mendatang. (Foto: Antara)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Jaringan Relawan Pendukung Jokowi (JRPJ) mendesak Presiden Joko Widodo- Jusuf Kalla untuk menertibkan rangkap jabatan di lingkungan BUMN. Rangkap jabatan di BUMN dan Kementeriaan terkait bisa menimbulkan benturan kepentingan atau conflict of interest.

"Saya mendapat laporan, ada pejabat di lingkungan BUMN yang merangkap jabatan di Kementerian terkait. Saya kita ini pengelolaan yang salah karena berbahaya," kata Koordinator Jaringan Relawan Jokowi, Hans Suta Widhya dalam siaran pers yang diterima satuharapan.com, di Jakarta, hari Rabu (10/3).

Salah satu pejabat yang dituding melakukan rangkap jabatan adalah EVP Pusat Pelestarian Benda dan Bangunan PT Kereta Api Indonesia, Ella Ubaidi merangkap jabatan sebagai Staf Tenaga Ahli Bidang Pelayanan Publik Kementerian Perhubungan.

"Saya heran, mengapa Jonan malah memasang Ella sebagai Staff Menteri? ini kan tumpang tindih dan bisa bikin bingung karyawan Kereta Api. Bisa jadi karena kawannya Menteri, Ella lebih ditakuti karyawan dibandingkan dengan direksi PT KAI," kata dia.

Oleh karena itu, Hans minta agar Jokowi menertibkan Jonan dalam hal rekrutmen SDM di lingkungan Kementetiannya dan BUMN yang terkait.

"Mestinya Menteri PAN Yudi Krisnandi dan Menteri BUMN juga turun tangan dalam persoalan ini," kata Hans.

Namun, jika Menteri Jonan tetap mempertahankan temannya itu, Hans minta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turut meminotor kewenangan besar yang diberikan Jonan kepada Ella.

 "Kita jangan berpikiran negatif, tetapi tetap harus waspada," katanya

Kritik kepada Jonan dari relawan Jokowi bukan kali ini saja. Sebelumnya, Ketua kelompok relawan yang bernama Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi, Muhammad Yamin, memberikan kritik pedas terhadap sikap dan tindakan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan yang cenderung emosional.

Menurut Yamin, sikap Jonan yang seperti itu justru tidak membantu Presiden Jokowi dalam menjalankan pemerintahan. Jika gaya Jonan dalam bekerja masih tetap emosional, Yamin meminta agar Jonan sebaiknya segera keluar dari Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla.

Editor : Bayu Probo


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home