Loading...
OLAHRAGA
Penulis: Prasasta Widiadi 17:55 WIB | Sabtu, 06 Februari 2016

Saachi: Juventus dan Napoli Memiliki Kekuatan Seimbang

Ilustrasi: Para pemain Napoli merayakan kegembiraan memenangkan pertandingan di kamar ganti pemain. (Foto: sportsmole.co.uk).

MILAN, SATUHARAPAN.COM – Mantan pelatih tim nasional Italia, Arrigo Sacchi mengatakan dua klub Liga Seri A Italia, Juventus dan Napoli adalah  dua tim yang seimbang karena kedua tim saat ini memiliki kesamaan visi yakni merebut  juara Liga Seri A Italia. 

“Napoli dan Juventus ? Mereka dua tim yang seimbang, mereka saya akui saat ini memiliki sisi menyerang dan pertahanan secara kolektif dengan baik,” kata Sacchi seperti diberitakan Football Italia, hari Jumat (5/2).

Sacchi menyebut kedua tim memiliki gaya khas, dan di setiap pertandingan jarang terpengaruh gaya permainan lawan sehingga fokus kepada mencetak gol.

"Saya menyebutnya gaya fundamental. Apa gunanya itu memiliki aktor besar (pelatih, red) dalam sebuah pertandingan sepak bola jika anda tidak memiliki plot menyenangkan dan efektif,” kata dia.

"Saya, direktur, bisa menyewa Robert De Niro, tetapi jika aku membuatnya membaca Giovannona Coscialunga (aktor seks-komedi Italia, red) apa  hasilnya?,” kata dia.

Sacchi menyebut bila tim-tim di Italia efektif sejak dahulu memenangkan kompetisi sepak bola karena terkenal dengan pertahanan yang kuat. “Tapi di Spanyol Anda menjadi sukses ketika Anda mencetak lebih, karena di era modern ini ada berbagai cara untuk menafsirkan sepakbola,” kata dia.

“Yang penting adalah keseimbangan.  Carlo Ancelotti (mantan pelatih tim nasional Italia lainnya, red) mengatakan kepada saya bahwa saat dia menangani AC Milan, tim itu memiliki kehebatan karena semua pemainnya memiliki kemampuan bertahan dan bisa menyerang dengan baik,”

Arrigo Sacchi membahas sisi kepelatihan bahwa ada keseimbangan, dan setiap pelatih harus dapat memunculkan potensi pemain sesuai dengan kebutuhan pertandingan.

“ Itulah tujuan Anda  sebagai pelatih, pemain harus mengerti strategi Anda,” kata dia.

Sacchi menyebut bahwa mereka yang memiliki pola menyerang tidak sepenuhnya dapat meraih kemenangan, bahkan tidak jarang tim yang bertahan juga dapat memenangkan pertandingan.

Dalam kesempatan terpisah, pelatih Napoli Maurizio Sarri menjelaskan para pemain Napoli dia bekali dengan semangat bertahan yang komplit.

“Satu hal yang harus dianalisis. Napoli adalah tim yang kebobolan lebih sedikit gol daripada jaman dulu, tim ini sekarang bisa meminimalkan risiko kebobolan karena para pemain menerapkan pengawalan satu lawan satu terhadap pemain lawan, saat kami kehilangan bola,” kata Sarri.

Catatan livescore menyebut  Napoli akan menghadapi tim tamu, Carpi, hari Minggu (7/2) malam di Stadion San Paolo, Napoli.

Napoli saat ini meraih  53 poin dari 23 laga, memang Napoli saat ini masih kokoh di puncak klasemen sementara. Namun posisi tim yang dilatih Maurizio Sarri ini  belum sepenuhnya aman mengingat masih ada Juventus yang terus membayangi di peringkat kedua.

Dari tiga pertandingan  sebelumnya Pasukan Maurizio Sarri tampil begitu impresif. Mereka sukses menyapu bersih tiga kemenangan  dengan selisih gol cukup besar, yang dimulai saat mempermalukan tuan rumah, Sampdoria dengan kedudukan 2-4, Napoli kembali ngamuk dengan mengahajar Empoli dengan kedudukan 5-1 dan mengakhirinya dengan mempermalukakn  tuan rumah Lazio dengan kedudukan 0-2.

Jadwal Liga Seri A Italia:

Hari Minggu (7/2) dini hari WIB: Bologna vs Fiorentina,  Genoa vs Lazio.

Hari Minggu (7/2) malam WIB: Verona vs Inter,  AC Milan vs Udinese,  Frosinone vs Juventus,  Napoli vs Carpi, Sassuolo vs Palermo,  Torino vs Chievo.

Hari Senin (8/2) dini hari WIB:  Atalanta vs Empoli,  Roma vs Sampdoria. (football-italia.net/ livescore.com).

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home