Google+
Loading...
DUNIA
Penulis: Reporter Satuharapan 11:50 WIB | Rabu, 30 Agustus 2017

Sandra Bullock dan Beyonce Bantu Korban Badai Harvey

Sandra Bullock. (Foto: Dok satuharapan.com/people.com)

HOUSTON, SATUHARAPAN.COM – Bintang film Sandra Bullock menyisihkan uang $ 1 juta, atau senilai Rp13,35 miliar, untuk membantu korban Badai Harvey.

Aktris yang meraih popularitas melalui film Miss Congeniality itu, mengaku tergerak melakukan sesuatu untuk membantu mereka yang terkena dampak bencana alam di Houston, Texas. Dalam sebuah pernyataan kepada E! News, ia mengatakan, “Bersyukur saya bisa melakukannya. Sudah menjadi kewajiban kita membantu satu sama lain.”

Sandra, yang memiliki rumah di dekat Austin, bukanlah satu-satunya selebriti yang menjanjikan bantuan.

Beyonce juga telah menggelontorkan bantuan, “Hati dan pikiranku terus tertuju ke kampung halamanku, Houston. Aku selalu berdoa untuk mereka yang terkena dampak dan bagi tim penyelamat yang telah begitu berani dan bertekad untuk berbuat banyak untuk membantu.”

Ia, seperti diberitakan femalefirst.co.uk, bekerja sama dengan tim di BeyGOOD dan juga dengan pendetanya, Rudy Rasmus di St John's di pusat Kota Houston, untuk dapat membantu sebanyak mungkin korban.

Rudy Rasmus membenarkan Beyonce memberikan sumbangan besar, yang membuat mereka leluasa menjangkau korban lebih luas.

Bukan sekali itu Beyonce mengulurkan tangan membantu. Pendeta itu mengungkapkan sudah lama mereka bekerja sama. Ia menyebut Beyonce pribadi yang murah hati, “Ia penyumbang besar untuk pelayanan kami di Houston, Texas.”

Pendeta itu juga menyebut Beyonce sebagai sosok yang tidak melupakan kampung halamannya. “Ia memiliki satu fondasi kokoh, yang membuatnya mudah mendapatkan informasi tentang apa yang terjadi di kampung halamannya. Ia tidak hanya memanfaatkan fondasi, suaranya, tapi juga sumber daya - sumber daya nyata - untuk membantu mereka yang membutuhkan di kota asalnya, di Houston dan sekitarnya.”

Bencana Alam Terbesar Pertama di Era Trump

Badai tropis Harvey melanda kawasan itu sepanjang akhir pekan lalu, menyebabkan hingga awal pekan, Senin (28/8), layanan publik belum berfungsi normal di Houston, Texas. Banjir melanda, dan di beberapa tempat ketinggiannya mencapai dada orang dewasa. Sekolah, bandar udara, aktivitas perkantoran di kota yang dihuni 2,3 juta jiwa itu ditutup.

Pemerintah Kota Houston memerintahkan 50.000 warga, terutama yang tinggal di Fort Bend, sekitar 55 kilometer arah barat daya Houston, mengungsi, seiring kenaikan debit air Sungai Brazos melebihi batas ketinggian.

Bencana Texas itu menjadi bencana alam pertama terbesar di masa kepemimpinan Presiden Donald Trump. Ia mengumumkan bencana tersebut secara nasional pada Jumat (25/8) lalu. 

Editor : Sotyati

Back to Home