Loading...
BUDAYA
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 15:07 WIB | Selasa, 02 Mei 2017

Sanggar Dewata Indonesia Gelar Pameran Seni Rupa "Kamadhatu"

Ilustrasi: Poster pameran "Kamadhatu" di Limanjawi Art House, Tingal Kulon, Wanurejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, 7 - 30 Mei 2017. (Foto: SDIY)

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Setelah pameran seni rupa "Partitur" di Jogja Gallery, 25 Februari-5 Maret 2017, Sanggar Dewata Indonesia Yogyakarta (SDIY) kembali menggelar pameran seni rupa bertajuk "Kamadhatu".

Pameran seni rupa "Kamadhatu" akan berlangsung dari 7-30 Mei di Limanjawi Art House, Magelang, menampilkan karya perupa di antaranya Made Dewa Mustika, Made Arya Palguna, Wayan Yusa Dirgantara, Kadek Suardana, Putu Adi Suanjaya, Ketut Suryawan.

Sanggar Dewata Indonesia pada rentang akhir tahun 1980-an hingga pertengahan 1990-an mewarnai dunia lukis Indonesia dengan gaya abstrak-ekspresionisme yang dicirikan dengan sapuan kuas (brush stroke) yang kuat. Pada masa itu ada I Made Sukadana serta pelukis berbakat yang meninggal muda Nyoman Sukari. Saat ini salah satu perupa yang memiliki ciri khas tersebut adalah Made Dewa Mustika yang beberapa waktu lalu memamerkan karyanya dalam pameran "Acculturation" di Taman Budaya Yogyakarta.

Sementara Ketut Suryawan pada Agustus tahun lalu bersama lima perupa Bali lain berpameran di Bentara Budaya Yogyakarta menampilkan figur-figur wayang yang sangat kontemporer dengan latar warna yang  merah dan merah muda, dalam lukisan berjudul "Vegetarian".

Pameran "Kamadhatu" akan dibuka oleh Ingo Piepers pada Minggu (7/5) dengan beberapa pertunjukan tari di antaranya Tari Jauk Keras dan Tari Joged, serta pertunjukan musik oleh Made Dewa Mustika di Limanjawi Art House, Tingal Kulon, Wanurejo, Borobudur, Magelang, Jawa Tengah

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home