Google+
Loading...
BUDAYA
Penulis: Moh. Jauhar al-Hakimi 10:34 WIB | Jumat, 12 Mei 2017

Sangkring Art Space Siap Gelar Yogya Annual Art #2: Bergerak

Ilustrasi poster pameran seni rupa Yogya Annual Art #2 di Bale Banjar Sangkring Kampung Nitiprayan, Ngestiharjo-Bantul, 15 Mei - 15 Juni 2017. (Foto: Bale Banjar Sangkring)

YOGYAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Dengan  menggandeng 39 seniman, pameran seni rupa Yogya Anual Art #2 2017 akan digelar di Bale Banjar Sangkring pada 15 Mei – 15 Juni 2017.

Jika pada edisi pertamanya tahun lalu diawali dengan "NIAT", pada penyelenggaran tahun kedua mengangkat tema "BERGERAK" yang dipilih sebagai langkah pasti sebuah progres.

Gerak yang menyambung niat agar menciptakan sesuatu mengambil sebuah unen-unen/pepatah berbunyi “obah mamah, ana dina ana upa”, jika mau bekerja pasti bisa makan apalagi setiap hari pasti ada nasi (yang tersedia buat kita). Bergerak dimaknai bahwa setiap apapun gerakan itu pasti menghasilkan sesuatu.

Pameran YAA#2 Bergerak akan menampilkan karya 2 dimensi seni lukis. Konsep ini adalah usaha melawan dua gambaran umum. YAA#2 mengajak seniman dan penikmat seni untuk mempertanyakan pemahaman tentang apa-apa yang kontemporer, kekinian, nowdays. Karya-karya ini akan mengajak kita mempertanyakan segala kemungkinan dan pencapaikan seni lukis terkini dalam mewakili makna kata kontemporer tersebut.

Yogya Annual Art menjadi salah satu program unggulan Bale Banjar Sangkring sebagai ruang pamer. Dengan kurasi seniman yang berusia 30-45 tahun, yang diharapkan telah mencapai usia pengkaryaan yang cukup matang, pameran ini diharapkan menjadi representasi dan statement. Sebuah rencana besar untuk meletakkan jejak pada sejarah seni rupa kontemporer di Indonesia.

Pada gelaran YAA yang kedua ini, tembok kehormatan Yogya Annual Art akan diperuntukkan untuk pemajangan karya perupa Subroto SM. Yogya Annual Art #2 tahun ini digelar bersamaan dengan 10 tahun berdirinya Sangkring Art sebagai ruang yang juga terus berbenah diri.

Yogya Annual Art #2 rencananya akan dibuka oleh sastrawan Bre Redana, Senin (15/5) malam di Sangkring Art Project, Kampung Nitiprayan, Ngestiharjo-Bantul.

Editor : Yan Chrisna Dwi Atmaja

Back to Home