Google+
Loading...
SAINS
Penulis: Dewasasri M Wardani 14:24 WIB | Rabu, 31 Januari 2018

Sedotan Plastik akan Dilarang di Great Barrier Reef Australia

Ilustrasi. Sebanyak 11 miliar keping plastik di samudra Asia Pasifik diperkirakan meningkat 40 persen pada tahun 2025. (Foto: australiaplus.com)

AUSTRALIA, SATUHARAPAN.COM – Di Australia, lebih dari 30 operator pariwisata di Cairns dan Port Douglas telah menandatangani kontrak untuk melarang sedotan plastik pada unit usaha mereka di Great Barrier Reef, Queensland.

Pendiri Kampanye The Last Straw di GBR, Nicole Nash, yang juga seorang ahli biologi kelautan, mengatakan sedotan plastik berakhir di perut kura-kura dan kehidupan laut lainnya.

"Sedotan-sedotan adalah sesuatu yang orang tidak berpikir dua kali untuk menggunakannya," kata Nicole Nash.

"Mereka hanya mengambil satu sedotan di dalam minumannya dan tidak memikirkan dampak lingkungannya dan fakta bahwa sedotan itu akan hidup lebih lama dari mereka."

Brian Hennessy dari Sunlover Cruises di Cairns mengatakan, bahwa perusahaannya sekarang telah melarang sedotan plastik di armada kapal wisata di terumbu karang Great Barrier Reef mereka.

"Sangat penting bagi kita untuk menjaga kesehatan terumbu karang," kata Hennessy.

"Kami berpikir bahwa melarang sedotan adalah langkah praktis yang baik yang bisa kami lakukan dengan cukup cepat, sesuatu yang tidak akan sulit dilakukan, tapi sangat berarti bagi kesehatan terumbu karang."

Orang Australia menggunakan sekitar 10 juta sedotan setiap hari.

Plastik tidak hanya bertanggung jawab atas kematian makhluk laut tapi juga membunuh karang.

Dr Joleah Lamb dari Pusat Riset Ilmiah Terumbu Karang ARC mengatakan, sebuah penelitian terhadap 159 terumbu karang di seluruh Asia Pasifik telah menemukan bahwa plastik secara besar meningkatkan risiko penyakit pada karang.

"Karang yang bersentuhan dengan plastik memiliki kemungkinan 89 persen memiliki penyakit, dibandingkan dengan hanya empat persen di karang yang tidak memiliki sampah plastik yang menyentuhnya," kata Dr Lamb.

"Ada sekitar 11,1 miliar keping sampah plastik di terumbu karang di kawasan (Asia-Pasifik)."

Nash mengatakan, bahwa ini adalah bukti lebih lanjut yang perlu diubah, dan kampanyenya akan diperluas hingga  melampaui ujung utara Queensland.

"Ini hanya langkah awal, kami berharap bisa meliput seluruh wilayah Great Barrier Reef dan akan fokus pada Pantai  Whitsundays berikutnya," katanya. (australiaplus.com)
 

 

Editor : Melki Pangaribuan

UKRIDA
Gaia Cosmo Hotel
BPK Penabur
Zuri Hotel
Back to Home