Loading...
HAM
Penulis: Sotyati 12:16 WIB | Rabu, 26 November 2014

Selebriti Kampanye Pembebasan Anak-anak dari Detensi Imigrasi

Tokoh-tokoh terkenal di Australia yang bergabung dalam gerakan We're Better Than This berkumpul untuk merekam lagu We're Better Than This, sebagai bagian dari kampanye untuk membebaskan anak-anak yang berada di dalam tahanan imigrasi. (Foto: Facebook/We're Better Than This)

CANBERRA, SATUHARAPAN.COM - Sejumlah selebriti Australia meluncurkan kampanye untuk membebaskan anak-anak yang berada di dalam tahanan imigrasi. Mereka meluncurkan lagu berjudul We're Better Than This, yang sekaligus menjadi nama gerakan tersebut.

Gerakan itu diprakarsai dan dipimpin aktor kawakan Bryan Brown, didukung nama-nama tenar lainnya sebagai anggota, termasuk olahragawan, pengusaha, aktor, dan tokoh terkenal seperti Ita Buttrose, Ian Chappell, Claudia Karvan, dan George Gregan.

Aktor Bryan Brown menyatakan sudah waktunya Pemerintah Australia mencari pendekatan baru dalam menangani pencari suaka di bawah umur. Bukan sekadar memasukkan mereka ke dalam tahanan imigrasi.

"Ada pencari suaka di bawah umur yang cenderung menyakiti diri sendiri. Jumlahnya sekitar 400 orang. Seharusnya kita, sebagai orang Australia, bisa memperlakukan mereka jauh lebih baik," kata Bryan Brown kepada ABC.

Pemerintah, menurutnya, bertanggung jawab mengasuh anak-anak tersebut, “Karena sekarang mereka tidak melakukan itu."

Bryan meluncurkan gerakan We're Better Than This setelah menerima banyak respons dari sejumlah tokoh yang menyatakan keinginannya untuk bergabung.

"Sejumlah sahabat mendiskusikan betapa penahanan anak-anak di detensi imigrasi adalah kesalahan. Akhirnya kami sepakat untuk berbuat sesuatu," tuturnya.

Bryan mengaku telah mengirimkan email kepada sejumlah tokoh Australia baik yang ia kenal secara pribadi ataupun tidak, untuk mengajak mereka bergabung dalam gerakan itu.

Menurut data yang diperoleh Bryan, setidaknya terdapat 700 anak-anak di bawah umur saat ini berada dalam tahanan imigrasi Australia. "Bagaimana pemerintah menangani mereka, ini yang perlu diketahui,” katanya.

Ketua Komnas HAM Australia Professor Gillian Triggs, yang turut ambil bagian dalam kampanye itu, menyatakan praktik mengirim anak-anak ke dalam tahanan imigrasi telah memperburuk reputasi HAM Australia di dunia internasional.  "Tidak ada satu negara pun di dunia yang melakukan hal sama kepada anak-anak pencari suaka," katanya.

Sementara jurnalis kawakan Australia, Ita Buttrose, mengatakan, "Jika Anda mengurung anak-anak, Anda mengurung imajinasi mereka. Anda sedang memusnahkan dunia kanak-kanak mereka." (abc.net.au)

Editor : Sotyati


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home