Loading...
DUNIA
Penulis: Diah Anggraeni Retnaningrum 11:13 WIB | Rabu, 26 Oktober 2016

Seorang Pria AS Didakwa Teror Umat Islam

Ilustrasi. Pria asal California ditangkap karena tebarkan teror kepada umat Muslim. (Foto: NDTV)

LOS ANGELES, SATUHARAPAN.COM - Seorang pria asal California didakwa melakukan ancaman teror terhadap sebuah pusat agama Islam dan mengunggah pesan kebencian di sosial media, kata pihak otoritas pada Selasa (25/10).

Mark Lucian Feigin (40) ditangkap pekan lalu setelah menelepon Islamic Center di California Selatan dan mengancam akan membunuh umat Islam di tempat itu, ungkap Liliana Preciado, seorang polisi dari Los Angeles Police Department (LAPD) kepada AFP.

Dia diduga menelepon pusat itu pada 19 September dan meninggalkan pesan penuh kebencian. Feigin menelepon lagi keesokan harinya dan saat dia berbicara dengan staf Islamic Center dia mengancam akan membunuh umat Islam di tempat itu, ujar Preciado.

LAPD menggeledah kediamannya di Agoura Hills, sebuah kota di sebelah barat laut Los Angeles, lalu mereka menemukan lima senapan, sebuah shotgun, tujuh pistol dan lebih dari 113 kilogram amunisi termasuk magasin besar yang sudah dimodifikasi, tambahnya.

"Kebebasan berbicara adalah ciri khas masyarakat kita. Namun, hak itu ada batasnya," kata Horace Frank, komandan Biro Anti-Terorisme dan Operasi Khusus LAPD dalam sebuah jumpa pers.

"Feigin melanggar hukum saat dia mengancam seseorang di Islamic Center."

Omar Ricc, ketua Islamic Center California Selatan, mengatakan bahwa stafnya mulai khawatir terhadap Feigin setelah pria itu mengunggah ancamannya di akun Facebook organisasi tersebut pada September lalu.

Setelah menebar ancaman lewat media sosial, Feigin kemudian menelepon lembaga itu.

"Sebenarnya, ancaman itu dia tujukan untuk agama Islam dan warga Muslim. Dan itu sudah cukup untuk menimbulkan ketakutan bagi orang yang menerima telepon itu," tambah Ricci. (AFP)

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home