Google+
Loading...
MEDIA
Penulis: Dewasasri M Wardani 14:10 WIB | Rabu, 16 Januari 2019

Studi Kaitkan Kecanduan Medsos dengan Kecanduan Narkoba

Ilustrasi. Dalam foto yang diambil 22 Maret 2018, memperlihatkan aplikasi WhatsApp, Facebook, Instagram dan aplikasi jejaring sosial lainnya pada sebuah ponsel pintar. (Foto: Voaindonesia.com)

AMERIKA SERIKAT, SATUHARAPAN.COM – Sebelumnya, ada istilah kecanduan rokok. Kemudian, kecanduan obat bius. Tetapi, kini ada kecanduan media sosial, dan para pakar telah menemukan hubungan antara penggunaan media sosial yang berlebihan dan tingkah laku yang biasa tampak pada pecandu narkoba.

Periset di Universitas Michigan di Amerika dan Universitas Monash di Australia mengatakan, pengguna berat media sosial cenderung membuat keputusan-keputusan yang lebih riskan, yang biasanya tampak pada para pecandu narkoba.

“Kira-kira sepertiga manusia di planet ini menggunakan media sosial, dan banyak dari mereka menunjukkan kecanduan yang berlebihan pada situs-situs dalam jaringan internet,” kata Dar Meshi, penulis utama dan asisten profesor di Universitas Michigan, yang dilansir Voaindonesia.com, pada Rabu (16/1).

 “Kami berharap penemuan kami ini akan mendorong orang untuk lebih bertanggung-jawab dalam menggunakan jaringan media sosial,” kata Meshi.

Meshi dan timnya, mendapati bahwa pengguna media sosial yang berlebihan juga sering kali mengambil risiko yang lebih besar, walaupun tahu banyak konsekuensi negatifnya, sama seperti para pencandu narkoba.

 

Zuri Hotel
Back to Home