Google+
Loading...
INDONESIA
Penulis: Wim Goissler 21:04 WIB | Sabtu, 06 Mei 2017

Survei: 60 Persen Rakyat Papua Tolak Berpisah dari RI

Ilustrasi. Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, didampingi oleh Menteri Perdagangan, Thomas T. Lembong, Menteri BUMN, Rini Soemarno, Gubernur Papua, Lukas Enembe, Walikota Jayapura, Benhur Tommy Mano, serta perwakilan pedagang Pasar Budaya Mama-Mama, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Budaya Mama-Mama dan Youtefa di Jayapura, Papua, hari Sabtu (30/4/2016). (Foto: kemendag.go.id)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM - Hasil jajak pendapat yang dilakukan lembaga survei Indikator Politik menemukan 60 persen Orang Asli Papua (OAP) menolak berpisah dari Indonesia, sementara hanya 18 persen yang mendukung gagasan merdeka.

"Sebagian besar mereka setia pada negara (Indonesia), sedangkan 22 persen tidak memiliki pendapat," kata Direktur Riset Indikator Politik, Hendro Prasetyo, Jumat (05/05) dilansir dari The Jakarta Post.

Survei tersebut dilaksanakan mulai 23 Maret hingga 3 April 2017 di berbagai wilayah di seluruh Papua. Jumlah responden sebanyak 700 orang dan pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode multistage random.

Lebih jauh, survei ini juga menemukan 77 persen responden puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo di Papua. Selain itu, survei ini juga mengungkapakan bahwa kebutuhan dasar seperti air bersih, layanan kesehatan, pendidikan dan infrastruktur merupakan isu yang paling penting bagi rakyat Papua.

Editor : Eben E. Siadari

TOA
Bank Central Asia
Zuri Hotel
Back to Home