Loading...
EKONOMI
Penulis: Tya Bilanhar 21:38 WIB | Selasa, 11 Juli 2017

Survei BI: Optimisme Masyarakat terhadap Ekonomi Melemah

Ilustrasi. Masyarakat membeli kebutuhan bahan pokok di pasar modern di Jakarta. (Foto: Melki Pangaribuan)

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM -Survei Bank Indonesia terbaru mengindikasikan bahwa tingkat keyakinan konsumen pada Juni 2017  melemah dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Juni 2017 sebesar 122,4 atau turun 3,5 poin dari Mei 2017.

Survei  BI yang dipublikasikan pada hari ini, mengatakan melemahnya IKK pada Juni 2017 terjadi di tujuh kota dengan pelemahan indeks terbesar terjadi di Makassar (-18,8 poin) dan Banten (-14,3 poin). Berdasarkan tingkat pengeluaran penurunan IKK terbesar terjadi pada kelompok responden dengan tingkat pengeluaran Rp 3-4 juta.

Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini juga melemah dibanding bulan sebelumnya. Hal itu terlihat dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang turun 1,3 poin dari bulan sebelumnya menjadi 113,7.

Penurunan IKE disebabkan oleh melemahnya persepsi konsumen terhadap ketersediaan lapangan kerja, yang ditunjukkan oleh indeks ketersediaan lapangan kerja saat ini yang turun 8,3 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Penurunan IKE pada Juni 2017 terjadi di enam kota, dengan penurunan indeks tertinggi di Ambon (21,7 poin) dan Banten (-16,2 poin). Berdasarkan tingkat pengeluaran, penurunan IKE terbesar terjadi pada kelompok responden dengan pengeluaran Rp 3-4 juta per bulan.

Pelemahan juga terjadi pada Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) terhadap kondisi ekonomi enam bulan mendatang dibanding bulan sebelumnya. IEK Juni 2017 tercatat sebesar 131,0, turun 5,9 poin dari bulan sebelumnya. Melemahnya IEK Juni 2017 didorong oleh penurunan pada sejumlah indeks pembentuknya, yakni ekspektasi penghasilan (turun 6,5 poin menjadi 141,7), ekspektasi ketersediaan lapangan kerja (turun 8,2 poin menjadi 116,6) dan ekspektasi kegiatan usaha (turun 3,0 poin menjadi 134,7).

Secara regional penurunan IEK terjadi di 9 kota dengan penurunan indeks terbesar terjadi di Makassar (-25,0 poin) dan di Banten (-12,4 poin). Sementara berdasarkan tingkat pengeluaran, penurunan IEK terbesar terjadi pada responden dengan pengeluaran Rp 1-2 juta per bulan.

Optimisme yang melemah juga diindikasikan oleh keadaan keuangan konsumen, khususnya tabungan. Konsumen memperkirakan peningkatan jumlah tabungan pada 6 bulan mendatang melambat dari bulan sebelumnya. Indeks perkiraan jumlah tabungan 6 bulan mendatang turun 1,2 poin menjadi 110,2.

Survei konsumen BI merupakan survei bulanan yang dilaksanakan sejak Oktober 1999. Sejak Januari 2007, survei dilaksanakan terhadap kurang lebih 4.600 rumah tangga sebagai responden (stratified random sampling) di 18 kota: Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, Bandar Lampung, Palembang, Banjarmasin, Padang, Pontianak, Samarinda, Manado, Denpasar, Mataram, Pangkal Pinang, Ambon dan Banten. Indeks per kota dihitung dengan metode balance score (net balance + 100) yang menunjukkan bahwa jika indeks di atas 100 berarti optimis dan di bawah 100 berarti pesimis.

Editor : Eben E. Siadari


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home