Loading...
FOTO
Penulis: Dedy Istanto 20:59 WIB | Kamis, 25 Agustus 2016

Survei Tiang Monorel untuk Proyek LRT Cawang-Dukuh Atas

Survei Tiang Monorel untuk Proyek LRT Cawang-Dukuh Atas
Para pekerja melakukan survei dan pengecekan tiang pancang monorel yang sudah menahun mangkrak di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (25/8). Rencananya tiang ini dimanfaatkan untuk pembangunan Light Rail Transit (LRT) Koridor Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 kilometer. Akan ada tiga stasiun yang berada di sepanjang Jalan HR Rasuna Said yang terintegrasi dengan Transjakarta dan MRT. (Foto-foto: Dedy Istanto)
Survei Tiang Monorel untuk Proyek LRT Cawang-Dukuh Atas
Seorang pekerja menempelkan papan informasi bagian dari survei tiang pancang monorel yang berada di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Survei Tiang Monorel untuk Proyek LRT Cawang-Dukuh Atas
Salah satu pekerja menandai setiap tiang pancang monorel yang sudah lama mangkrak sebagai bagian dari survei untuk pembangunan LRT koridor Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 kilometer.
Survei Tiang Monorel untuk Proyek LRT Cawang-Dukuh Atas
Papan informasi untuk menandai setiap tiang pancang monorel yang berada di sepanjang Jalan HR Rasuna Said yang dibawa oleh seorang pekerja sebagai bagian dari survei untuk pembangunan jalur LRT.
Survei Tiang Monorel untuk Proyek LRT Cawang-Dukuh Atas
Para pekerja dari salah satu pengembang melakukan survei tiang pancang monorel di sepanjang Jalan HR Rasuna Said.

JAKARTA, SATUHARAPAN.COM – Proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT) koridor Cawang-Dukuh Atas akan memanfaatkan pondasi monorel yang sudah berdiri di sepanjang Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Seperti terlihat pada hari Kamis (25/8), sejumlah pekerja dari salah satu developer pembangunan melakukan survei pada tiang pancang monorel yang sudah lama mangkrak di sepanjang kawasan Kuningan, Jakarta.

“Kita lagi melakukan survei dulu untuk mengecek keberadaan tiang yang ada di sepanjang jalan ini. Rencananya akan menggunakan tiang tersebut untuk pembangunan LRT,” kata salah satu pekerja.

Proyek kereta api ringan koridor Cawang-Dukuh Atas sepanjang 10,5 kilometer akan mulai dilaksanakan. Jalur koridor ini akan dibangun sebelah kiri dari arah Cawang yang membentang di sepanjang sisi Jalan MT Haryono dan sisi Jalan HR Rasuna Said. Rencananya ada tiga stasiun yang dibangun dan terintegrasi dengan Transjakarta serta Mass Rapid Transit (MRT).

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menargetkan pembangunan LRT rampung pada tahun 2018 mendatang. Hal itu disampaikan pada hari Rabu (10/8) di kantornya di Balai Kota DKI Jakarta yang dilansir laman beritajakarta.com.

“Tahun 2018 selesai. Minimal yang dari depo sampai ke Velodrome. Nanti di sana equestrian juga akan selesai,” kata Ahok.

Editor : Diah Anggraeni Retnaningrum


BPK Penabur
Gaia Cosmo Hotel
Kampus Maranatha
Back to Home